CATATAN ATAS ZAKAT PROFESI


Istilah Zakat Profesi

Istilah zakat profesi adalah baru, sebelumnya tidak pernah ada seorang 'ulamapun yang mengungkapkan dari dahulu hingga saat ini, kecuali Syaikh Yusuf Qaradhowy menuliskan masalah ini dalam kitab Zakat-nya, kemudian di taklid (diikuti tanpa mengkaji kembali kepada nash yang syar'I) oleh para pendukungnya, termasuk di Indonesia ini.

Menurut kaidah pencetus zakat profesi bahwa orang yang menerima gaji dan lain-lain dikenakan zakat sebesar 2,5% tanpa menunggu haul (berputar selama setahun) dan tanpa nishab (jumlah minimum yang dikenakan zakat).

Mereka mengqiyaskan dengan zakat biji-bijian (pertanian). Zakat biji-bijian dikeluarkan pada saat setelah panen. Disamping mereka mengqiyaskan dengan akal bahwa kenapa hanya petani-petani yang dikeluarkan zakatnya sedangkan para dokter, eksekutif, karyawan yang
gajinya hanya dalam beberapa bulan sudah melebihi nisab, tidak diambil zakatnya.

Simulasi cara perhitungan menurut kaidah Zakat profesi seperti dibawah ini :

Cara I (tidak memperhitungkan pengeluaran bulanan)

Gaji sebulan = Rp 2.000.000
Gaji setahun = Rp 24.000.000
1 gram emas = Rp 100.000
Nishab = Rp 85 gram
Harga nishab = Rp 8.500.000
Zakat Anda = 2,5% x Rp 24.000.000 = Rp 600.000,-

Cara II (memperhitungkan pengeluaran bulanan)

Gaji sebulan = Rp 2.000.000
Gaji setahun = Rp 24.000.000
Pengeluaran bulanan = Rp 1.000.000
Pengeluaran setahun = Rp 12.000.000
Sisa pengeluaran setahun = Rp 24.000.000 - 12.000.000 = Rp 12.000.000
1 gram emas = Rp 100.000
Nishab = Rp 85 gram
Harga nishab = Rp 8.500.000
Zakat Anda = 2,5% x Rp 12.000.000 = Rp 300.000,-

Zakat Maal (Harta) yang Syar'i

Sedangkan kaidah umum syar'I sejak dahulu menurut para 'ulama berdasarkan hadits Rasululloh sholallohu 'alaihi wassallam adalah wajibnya zakat uang dan sejenisnya baik yang didapatkan dari warisan, hadiah, kontrakan atau gaji, atau lainnya, harus memenuhi
dua kriteria, yaitu :
1. batas minimal nishab dan
2. harus menjalani haul (putaran satu tahun).


Bila tidak mencapai batas minimal nishab dan tidak menjalani haul maka tidak diwajibkan atasnya zakat berdasarkan dalil berikut :

[a] Sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.

"Artinya : Kamu tidak mempunyai kewajiban zakat sehingga kamu memiliki 20 dinar dan harta itu telah menjalani satu putaran haul" [Shahih Hadits Riwayat Abu Dawud].

20 dinar adalah 85 gram emas, karena satu dinar adalah 4 1/4 gram dan nishab uang dihitung degan nilai nishab emas.

[b] Sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam

"Artinya : Dan tidak ada kewajiban zakat di dalam harta sehingga mengalami putaran haul" [Shahih Riwayat Abu Daud]

[c] Dari Ibnu Umar (ucapan Ibnu Umar atas sabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam).

"Artinya : Barangsiapa mendapatkan harta maka tidak wajib atasnya zakat sehingga menjalani putaran haul" [Shahih dengan syawahidnya, Riwayat Tirmidzi]

Kemudian penetapan zakat tanpa haul dan nishab hanya ada pada rikaz (harta karun), sedangkan penetapan zakat tanpa haul hanya ada pada tumbuh-tumbuhan (biji-bijian dan buah-buahan) namun ini tetap dengan nishab.

Jadi penetapan zakat profesi (penghasilan) tanpa nishab dan tanpa haul merupakan tindakan yang tidak berlandaskan dalil, qiyas yang shahih dan bertentangan dengan tujuan-tujuan syari'at, juga bertentangan dengan nama zakat itu sendiri yang berarti berkembang.

[Lihat Taudhihul Al Ahkam 3/33-36, Subulusssalam 2/256-259, Bulughul Maram Takhrij Abu Qutaibah Nadhr Muhammad Al-faryabi 1/276/279]

Singkatnya simulasi cara perhitungan menurut kaidah yang syar'i adalah penghasilan kita digunakan untuk kebutuhan kita, kemudian sisa penghasilan itu kita simpan/miliki yang jumlahnya telah mencapai nishab emas yakni 85 gram emas dan telah berlalu selama satu tahun (haul), berarti harta tersebut terkena zakat dan wajib dikeluarkan zakat sebesar 2,5% dari harta tersebut. Sedangkan jika penghasilan kita kadang tersisa atau kadang pula tidak, maka untuk membersihkan harta Anda adalah dengan berinfaq, yang mana infaq ini tidak mempunyai batasan atau ketentuannya.

Contoh perhitungan yang benar :

Gaji sebulan = Rp 2.000.000
Gaji setahun = Rp 24.000.000
Sisa penghasilan setahun setelah dikurangi pengeluaran = Rp 5.000.000
Nishob 85 gram emas = Rp 8.500.000

Maka Anda tidak terkena kewajiban zakat, karena harta di akhir tahun belum mencapai nishab emas 85 gram tersebut.

Atau

Gaji sebulan = Rp 5.000.000
Gaji setahun = Rp 60.000.000
Sisa pengeluaran setahun = Rp 10.000.000
Nishob 85 gram emas = Rp 8.500.000

Maka Anda terkena kewajiban zakat, karena harta di akhir tahun telah mencapai nishab emas 85 gram tersebut. Kemudian tunggu harta kita yang tersisa sebesar Rp 10.000.000,- tersebut hingga berlalu 1 tahun. Kemudian baru dikeluarkan zakat tersebut sebesar 2.5 % x Rp 10.000.000,- = Rp 250.000,- pada tahun berikutnya.

Zakat Profesi Bertentangan dengan Zakat Maal (Harta)

Oleh karena itu ditinjau dari dalil yang syar'I maka istilah zakat profesi bertentangan dengan apa yang pernah dicontohkan oleh Rasululloh sholallohu 'alaihi wassallam, dimana antara lain adalah :

1. Penolakan beliau akan adanya haul. Haul yaitu bahwa zakat itu dikeluarkan apabila harta telah berlalu (kita miliki -pen) selama 1 tahun. Padahal telah datang sejumlah hadits yang menerangkan tentang haul. Namun hadits-hadits ini dilemahkan menurut pandangan Syaikh Yusuf Qardhawi dengan alasan-alasan yang lemah (tidak kuat alasan pendha'ifannya). Karena hadits itu memiliki beberapa jalan dan syawahid.
Oleh karena penolakan ini, maka menurut Syaikh Yusuf Qardhawi, apabila seseorang menerima gaji (rejeki) melebihi nisab (batasan) zakat, maka wajib dikeluarkan zakatnya.

2. Dari penolakan haul ini (karena dianggap bahwa tidak ada haul), maka Syaikh Yusuf Qardhawi mengkiyaskan dengan zakat biji-bijian. Zakat biji-bijian dikeluarkan pada saat setelah panen.

Hal ini merupakan pengqiyasan yang salah. Karena qiyas dilakukan karena beberapa sebab salah satunya apabila tidak ada dalil yang menerangkan hukumnya. Padahal (sebagaimana yang telah disampaikan secara singkat), terdapat sejumlah hadits dan atsar para sahabat
(dalil-dalil) yang menjelaskan mengenai haul.

Kemudian jikapun benar dapat diqiyaskan dengan biji-bijian (pertanian), maka kita harus konsekuen dengan kebiasaan yang umum berlaku dalam masalah panen biji-bijian :
a. Dimana hasil biji-bijian baru dipanen setelah berjalan 2-3 bulan, berarti zakat profesi juga semestinya dipungut dengan jangka waktu antara 2-3 bulan, tidak setiap bulan !
b. Dimana hasil biji-bijian akan dikenakan zakat 5 %, maka seharusnya zakat profesi juga harus dikenakan sebesar 5 %, tidak dipungut 2.5 % !

3. Penolakan dengan akal (bukan dengan dalil). Bahwa kenapa hanya petani-petani yang dikeluarkan zakatnya sedangkan para dokter, eksekutif, karyawan yang gajinya hanya dalam beberapa bulan sudah melebihi nisab, tidak diambil zakatnya.

Hujjah (alasan) ini tidak ilmiah sama sekali dan tidak ada artinya. Karena dalam masalah ibadah, kita harus mengikuti dalil yang jelas dan shahih. Dengan demikian tidak perlu dibantah (karena Allah memiliki hikmah tersendiri dari hukum-hukum-Nya seperti berfikir
dengan akal bahwa "kenapa warisan untuk wanita lebih rendah?", "mengapa air seni yang najis hanya disucikan dengan air bersih, sedangkan air mani yang suci harus disucikan dengan mandi janabah?", "mengapa orang yang mencuri harus dipotong tangannya sebatas lengan, sedangkan orang yang muhson (telah menikah) harus dirajam bukannya dipotong alat kemaluannya?", dan masih banyak lagi hal yang tidak bisa hanya mengandalkan akal kita yang terbatas untuk mengkaji hikmah ilmu dan kemulian Alloh Azza wa Jalla.

Hal ini, ketika sampai di Indonesia, ada sebagian orang yang berlebihan dalam menghitungnya. Misalkan 1 bulan gaji = 1 Juta, maka 12 bulan gaji = 12 Juta. Maka ini telah sampai nisab, lalu dihitung berapa zakat yang harus dikeluarkan.

Hal ini adalah salah karena tidak ada haul. Selain itu, kita tidak mengetahui masa yang akan datang kalau dia dipecat, atau rezekinya berubah. Atau kita balik bertanya, mengapa pertanyaannya hanya petani, apakah jika petani membayar zakat, lantas pekerja profesi tidak bayar zakat ? Padahal mereka tetap diwajibkan membayar zakat, dengan ketentuan dan syarat yang berlaku.

4. Syaikh Yusuf Qardhawi mengemukakan dalam suatu zaman Umar bin Abdul Aziz bahwa sebagian pegawai diambil gajinya 2,5% sebagai zakat.

Hal ini merupakan salah paham terhadap dalil atau atsar. Karena yang diambil itu harta yang diperkirakan sudah mencapai 1 haul. Yakni pegawai yang sudah bekerja (paling tidak) lebih dari 1 tahun. Lalu agar mempermudah urusan zakatnya, maka dipotonglah gajinya 2,5%. Jadi tetap mengacu kepada harta yang sudah melampaui mencapai nishob dan telah haul 1 tahun saja dari gaji pegawai tersebut.

Kemudian jika dilontarkan suatu syubhat : "Bagaimana bisa mencapai batas nishab jika gaji yang kita peroleh selalu habis kita belanjakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun kebutuhan yang sifatnya konsumtif seperti barang elektronik dan lain-lain?"

Hukum syar'I tetaplah hukum yang berlaku sepanjang zaman, yakni zakat harta harus tetap memenuhi syarat nishab. Bila gaji itu dibelanjakan, dan sisanya tidak memenuhi nishab, maka harta itu belum wajib dikeluarkan zakatnya. sebagaimana hadis: "Kamu tidak memiliki kewajiban zakat sehingga kamu memiliki 20 dinar dan harta itu telah menjalani satu putaran haul" (Shahih,HR. Abu Dawud)

Lantas kapan zakatnya bila sisa gaji itu tidak pernah mencapai nishab?

Jawabnya: Tidak wajib zakat pada harta yang tidak cukup nishab. Nasehatnya adalah, bila kita merasa mampu berzakat dengan sisa uang gaji yang sedikit, maka hendaknya disalurkan dengan bentuk shadaqoh (yang sunnah).

Alangkah beratnya agama ini bagi orang lain yang sama kondisi ekonominya dengan kita namun dia memiliki banyak keperluan yang harus dia belanjakan untuk keluarganya, bila zakat harta itu tidak memperhitungkan kewajiban nishab.

Biarlah kita yang masih gemar berinfaq ini, menyalurkannya dengan bentuk shadaqoh yang sunat terhadap harta yang belum mencapai nishab tersebut. Tapi jangan sekali-kali mengubah hukum dari yang tidak wajib menjadi wajib, karena ini akan memberatkan kaum muslimin secara umum. Mungkin bagi kita tidak berat, tapi orang lain ?. Sungguh telah binasa umat terdahulu karena mereka melampaui batas dalam agama.

Salah satu dari sekian banyak hikmah adanya syarat nishab adalah agar harta kaum muslimin itu terus berputar dalam perbelanjaan mereka, dan tidak mengendap dalam jumlah yang besar pada satu atau beberapa orang. Ini akan akan berdampak jumlah uang beredar akan menjadi sedikit, kesenjangan semakin meningkat, dan lain-lain.
Bila seseorang itu memiliki harta dia boleh:
1. membelanjakan dijalan yang halal untuk keluarganya,
2. atau Mengusahakan harta itu dengan permodalan (misalnya mudharabah dll)
3. atau Mengeluarkan zakat bila telah terpenuhi syarat-syaratnya
4. atau Menabungnya bila belum terpenuhi syarat-syaratnya, agar kemudian bisa dikeluarkan zakatnya
5. Atau dia shadaqohkan/berinfaq (sunnah hukumnya)

Oleh karena itu memperhitungkan gaji semata dalam satu tahun tanpa memperhitungkan bentuk harta yang lainnya adalah cara yang keliru dalam menghitung zakat maal. Zakat termasuk dalam ibadah, dan kaidah dalam menjalankan ibadah adalah menjalankan segala perintah yang dituntunkan Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. Dalam hal ini Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam tidak memberikan contoh ataupun tuntunan dalam memperhitungkan zakat maal dalam penghasilan semata.

Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam mengajarkan bahwa zakat barang tambang yang wajib dizakatkan adalah emas dan perak, sedangkan tanaman yang wajib zakat adalah gandum, sya'ir, kurma, dan zabib, dan tidak ada satupun Riwayat dari Rasulullah Shalallahu
Alaihi wa Sallam bahwa harta penghasilan adalah harta wajib zakat.

Jadi tidak ada dalil yang menerangkannya. Hitunglah berapa penghasilan kita dalam satu tahun lantas dikurangi pengeluaran itulah harta yang tersisa dalam dalam satu tahun, bandingkan dengan nishab emas 85 gram, bila sama atau melebihinya maka wajib zakat, jika tidak maka tidak perlu zakat, namun dengan bershadaqah juga dapat membersihkan harta. Wallahu a'lam.

Fatwa-fatwa Seputar Permasalahn Zakat Profesi

Soal :
Berkaitan dengan pertanyaan tentang zakat gaji pegawai. Apakah zakat itu wajib ketika gaji diterima atau ketika sudah berlangsung haul (satu tahun) ?

Jawab:
Bukanlah hal yg meragukan, bahwa diantara jenis harta yang wajib di zakati ialah dua mata uang (emas dan perak). Dan diantara syarat wajibnya zakat pada jenis-jenis harta semacam itu, ialah bila sudah sempurna mencapai haul. Atas dasar ini, uang yang diperoleh dari gaji pegawai yang mencapai nishab, baik dari jumlah gaji itu sendiri ataupun dari hasil gabungan uangnya yg lain, sementara sudah memenuhi haul, maka wajib untuk dizakatkan.

Zakat gaji ini tidak bisa diqiyaskan dgn zakat hasil bumi. Sebab persyaratan haul (satu tahun) ttg wajibnya zakat bagi dua mata uang merupakan persyaratan yg sudah jelas berdasarkan nash. Apabila sudah ada nash, maka tidak ada lagi qiyas. Berdasarkan itu, maka
tidaklah wajib zakat bagi uang dari gaji pegawai sebelum memenuhi haul.

Soal :
Apabila seorang muslim menjadi pegawai atau pekerja yg mendapat gaji bulanan tertentu, tetapi ia tidak mempunyai sumber penghasilan lain. Kemudian dalam keperluan nafkahnya untuk beberapa bulan, kadang menghabiskan gaji bulanannya. Sedangkan pada beberapa bulan lainnya kadang masih tersisa sedikit yg tersimpan untuk keperluan mendadak (tak terduga). Bagaimana cara orang ini membayarkan zakatnya ?


Jawab:
Seorang muslim yg dapat terkumpul padannya sejmlah uang dari gaji bulannanya ataupun dari sumber lain, bisa berzakat selama sudah memenuhi haul, bila uang yg terkumpul padanya mencapai nishab. Baik (jumlah nishab tersebut berasal) dari gaji itu sendiri, ataupun
ketika digabungkan dgn uang lain, atau dgn barang dagangan miliknya yg wajib dizakati.

Tetapi apabila ia mengeluarkan zakatnya sebelum uang yg terkumpul padanya memnuhi haul, dgn niat membayarkan zakatnya di muka, maka hal itu merupakan hal yg baik saja. Insya Alah. wallahu 'alam, semoga bermanfaat.

Ketua : Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz
Wakil : Syaikh abdur Razaq afifi
Anggota : Syaikh Abdullah Bin Ghudayyan, Abdullah Bin Mani

Pertanyaan pertama :
Seorang pegawai setiap bulan menyisakan gajinya dengan jumlah yang berbeda, satu bulan dia menyisakan sedikit dan bulan yang lain banyak, maka uang yang pertama sudah sampai satu tahun dan yang lain belum cukup satu tahun, sedangkan dia tidak tahu berapa banyak dia menyisakannya setiap bulan, bagaimana cara dia membayarkan zakatnya ?

Pertanyaan kedua :
Pegawai yang lain menerima gaji bulanan, dan dia selalu meyimpan langsung di money box setiap kali dia menerima gaji. Dia mengambil dari box setiap hari dengan waktu yang berbeda untuk nafkah keluarganya serta kebutuhan sehari hari dengan jumlah yang berbeda
sesuai dengan kebutuhan. Maka bagaimana cara menghitung haul (hitungan satu tahun) dari uang yang tersimpan di money box tersebut ? Bagaimana cara mengeluarkan zakat dengan keadaan begini, sedangkan seluruh uang yang tersimpan belum sampai satu tahun ?

Jawaban :
Soal yang pertama dan yang kedua isinya sama, dua soal tersebut juga mempunyai contoh-contoh yang sama, maka Lajnah (Lembaga Riset Ilmiah dan Fatwa Saudi) berpandangan harus menjawabnya dengan jawaban yang sempurna supaya mamfaatnya lebih besar, Yaitu :

Barang siapa yang memiliki nishob dari uang, setelah itu dia memiliki nishob dari uang yang lain pada waktu yang berbeda, bukan keuntungan dari uang yang pertama, dan tidak juga diambil dari uang yang pertama. Akan tetapi uang itu tersendiri, seperti seorang pegawai menyisakan (menabungkan) gajinya, atau seperti harta warisan, hadiah atau sewaan rumah. Maka apabila pemilik uang itu tomak untuk mengumpulkan hak miliknya atau dia tomak untuk tidak mengeluarkan sedekah dari hartanya untuk orang yang berhak menerimanya kecuali sekedar kewajibannya dari membayar zakat, maka dia harus membuat jadual hitungan penghasilannya. Setiap jumlah uang (gaji), hitungan haulnya tersendiri, dimulai dari hari dia memiliki uang tersebut. Setiap jumlah uang itu dikeluarkan zakatnya dengan tersendiri, setiap kali sampai satu tahun dari tanggal dia memilikinya.

Apabila dia ingin senang dan menempuh jalan toleransi, serta jiwanya senang untuk mempedulikan keadaan fakir miskin dan yang lainnya; dari orang-orang yang berhak menerima zakat, maka dia mengeluarkan zakat seluruh yang dia miliki dari uang tersebut, tatkala nishob yang pertama dari hartanya itu sudah sampai satu tahun.

Cara yang demikian lebih besar pahalanya, dan lebih tinggi kedudukannya, dan lebih menyenangkannya, serta lebih terjaga hak-hak fakir miskin dan lainnya. Dan apa yang dia lebihkan dari yang diwajibkan kepadanya dari hitungan zakat, dia niatkan untuk sedekah,
berbuat baik, sebagai tanda syukurnya kepada Allah atas nikmat serta pemberian Allah yang banyak. Dan dia juga mengharapkan agar Allah subhanah lebih melimpahkan karunia-Nya kepada beliau, sebagaimana firman Allah :

Artinya : "Jika seandainya kalian bersyukur maka niscaya Saya akan menambah kalian (akan nikmatKu)". (Q.S.14;7).
Hanya Allah-lah yang memberikan taufiq.

Sumber fatwa : "Fatawa lilmuazhofin wal 'ummal", oleh Lajnah Daimah, hal; 75-77.

Tanya :
Seseorang yang pendapatannya hanya bersandar pada gaji bulanan. Dia membelanjakan sebagiannya dan menabungkan sebagiannya yang lain, bagaimana dikeluarkan zakat harta ini ?

Jawab:
Baginya harus memastikan dengan mencatat berapa yang dia simpan dari gaji bulanannya kemudian membayar zakatnya jika telah mencapai haul. Semua simpanan bulanan dibayar zakatnya jika telah berlalu satu haul. Apabila dia menzakati seluruhnya karena mengikuti bulan pertama maka tidak mengapa baginya (untuk membayar zakatnya, pent) dan baginya pahala atasnya, dan zakat itu teranggap disegerakan dari tabungan yang belum mencapai haul. Dan tidak ada larangan untuk menyegerakan zakat, jika muzakki memandang adanya maslahat pada yang demikian, adapun mengakhirkannya (menunda) setelah sempurna satu
haul, tidak boleh kecuali karena udzur syar'i seperti (khwatir) terfitnah harta atau kefaqiran.

[Fatwa Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah]
Sumber : http://www.binbaz.org.sa/display.asp?f==Toh00106

Pertanyaan :
Gaji saya sebesar 8000 real, kebanyakan uang tersebut setiap bulannya tidak tersisa kecuali hanya sedikti saja. Apakah uang tersebut masih wajib zakat. Kami mengharapkan jawaban tentang tata cara membayar zakat dari gaji bulanan, karena hal ini menjadi masalah yang hampir mengena setiap orang ?

Jawab :
Tidak ada zakat pada harta tersbut sampai berlalu atasnya satu haul. Maka apabila gaji tersebut digunakan untuk nafkah (keluraga) tidak ada zakat atasnya. Apabila engkau menyimpan harta tesebut sampai nisab, maka wajib atasmu untuk membayar zakat harta simpanan tersebut apabila telah melewati masa haul. Maka apabila telah mencapai satu haul pada setiap bagian harta, wajib dikeluarkan zakatnya.

Sebagai contoh jika engaku menabung uang 2000 real di bulan Muharram tahun 1415 H maka engkau harus menzakatinya pada Muharam 1416 H (tahun berikutnya), selanjutnya di bulan Shafar tahun depan engkau membayar zakat terhadap harta yang disimpan di bulan Shafar tahun sebelumnya, kemudian bulan Rabi'ul Awal tahun berikutnya begitu seterusnya, artinya engkau menzakati harta yang ditabung setiap bulannya pada tahun berikutnya. Akan tetapi apabila engkau melewati suatu bulan (bulan yang wajib zakat padanya) dalam keadaan tidak menabung sedikitpun, atau engkau menginfaqkan uang tabungan tersebut, maka tidak ada zakat atasmu di bulan tersebut.

Dan jika ada kesulitan atau merasa berat (dengan berbagai sebab) dalam menetapkan besarnya zakat, maka boleh baginya untuk menyegerakan penghitungan zakat dengan menjadikan satu bulan tertentu untuk menghitung zakat yang engkau simpan di setiap tahunya, yaitu dengan menghitung pada bulan sebelumnya dan dikelurkan zakatnya pada bulan itu untuk tiap tahunnya. (Karena biasanya penutupan buku di akhir bulan, sehingga penghitungan di bulan yang harusnya dia mengelurkan zakat adalah hasil data bulan sebelumnya, pent)

Seandainya engkau jadikan bulan Ramadhan sebagai bulan dikeluarkannya zakat, maka engkau keluarkan zakat harta yang telah kau simpan sejak bulan Sya'ban, Rajab, Jumadil Akhir dan seterusnya sebelum masuk satu haul. Karena menyegerakan zakat boleh jika ada
suatu hajat.
Diambil dan diterjemahkan dari : http://www.ibn-jebreen.com

Pertanyaan :
Saya telah sering mendengar dan membaca artikel tentang zakat profesi, yang mana pada umumnya menyatakan bahwa "Tidak ada zakat atas harta (uang dari gaji yang diterima tiap bulan) kecuali harta tersebut disimpan dan telah memasuki masa haul serta memenuhi nishabnya". Kalau uang gaji tiap bulan habis (baca: tidak ada yang bisa ditabung) dipakai untuk pemenuhan nafkah keluarga maka tidak ada zakat atas gaji tersebut.

Masalahnya adalah berapapun besarnya gaji yang diterima, jika seseorang berkehendak untuk menghabiskannya, maka akan habislah uang tersebut, sehingga setiap dilakukan perhitungan zakat akan tidak pernah mencapai nishab. Kalau memang demikian maka berarti bahwa zakat profesi tidak tergantung dari berapa besarnya gaji yang diterima tiap bulan, melainkan tergantung dari bagaimana gaya hidup seseorang.

Jika orang tersebut hemat dan rajin menabung, walaupun gajinya mungkin kecil, tetapi setelah dilakukan perhitungan zakat, mungkin harus membayar zakat karena memang sudah mencapai masa haul dan memenuhi nishabnya.Sebaliknya jika orang tersebut bergaya hidup konsumtif (konsumtif tidak berarti mewah), walaupun gajinya besar, tetapi setiap tahunnya mungkin tidak mempunyai harta yang memenuhi nishab zakat sehingga dia tidak perlu mengeluarkan zakat.

Pertanyaannya adalah:
1• Apakah memang begitu (tidak kena zakat kalau tidak mempunyai harta simpanan yang memenuhi nishab) ?
2• Apakah ada batasan minimum nafkah keluarga, sehingga walaupun tidak mempunyai harta yang memenuhi nishab, tetapi tetap kena kewajiban membayar zakat sebab gaya hidupnya konsumtif ?
3• Jika dikeluarkan zakat 2.5% dari gaji kotor bulanan (tanpa memandang pehitungan haul dan nishab) apakah hal ini termasuk zakat atau infaq/shodaqah ?
4• Jika mempunyai harta yang memenuhi nishab tetapi kemudian habis (karena suatu kebutuhan keluarga) sebelum masa haulnya datang, apakah keadaan ini menyebabkan seseorang tersebut tidak diwajibkan membayar zakat ?

Sekian dulu, mohon penjelasan.

Jawab :
Bismillah : Ya, jika sesorang tidak memiliki harta zakat atau memilikinya tapi tidak mencapai nishob maka tidak wajib mengeluarkannya, kewajiban itu dikaitkan dengan harta, manakala ada harta maka wajib zakat dan tatkala tiada maka tidak wajiab zakat, dan zakat tidak dikaitkan dengan cara hidup seseorang karena cara hidup itu sesuatu yang nisbi kebutuhan hidup orang kaya tentu tidak sama dengan orang sederhana, orang kaya membutuhkan lebih banyak kebutuhannya, dan itu kita rasakan secara fitrah. Begitu pula orang yang kehidupannya sederhana, tentu dia membutuhkan lebih sedikit dari orang kaya, jadi tidak bisa kewajiban zakat itu dikaitkan dengan cara hidup seseorang. Yang benar adalah dikaitkan dengan kekayaan yang tersisa dari kebutuhannya, baik kekayaan tersebut dimiliki oleh orang kaya atau yang hidupnya sederhana.
Mengenai kewajiban memberi nafkah, -wallahua'lam- ia memberikan nafkah minimal pada kebutuhan-kebutuhan daruratnya. Tapi ingat sekali lagi bahwa zakat itu tidak Allah ta'ala wajibkan kecuali jika telah mencapai nishob sebagai mana terdapat dalam hadits-hadits Nabi
sollallahualai wasallam. Ini adalah ketetapan syari'at ini dan ini adalah rahmat Allah kepada manusia dimana Allah tidak mewajibkan mengeluarkan zakat kecuali jika memang sudah lebih dari kebutuhanya.

Mengenai pertanyaan ketiga, ini adalah shodaqoh bukan zakat dan hendaknya ia menyadari bahwa ini adalah aturan untuk dirinya saja tidak bisa ia mewajibkan ini untuk orang lain . Dan ini tidak menggugurkan dia dari kewajiban zakat jika nanti mencapai syarat-syaratnya.

Mengenai pertanyaan keempat , jawabnya ; Ya, jika harta itu habis, tapi jika masih tersisa walaupun sedikit kemudian di akhir haul mencapai nishob lagi maka masih berkewajiban menunaikan zakat.

[Dewan Syariah ZIS Online]

Pertanyaan Pertama :
Dari keterangan tentang Zakat profesi/pendapatan yang ana simak dari Index Konsultasi masalah Zakat, bahwasananya wajib zakat profesi/pendapatan itu apabila kita memliki harta lebih dari kebutuhan pokok kita kemudian telah mencapai nishob dan haul.

Yang ana tanyakan apakah ada zakat profesi yang dikeluarkan dari pendapatan per bulannya (tidak sampai haul), karena ditempat kerja ana lagi berkembang tentang Zakat profesi, kalau ada bisakah disertakan dalilnya..? (Evi Firmansyah/Batam/Indonesia / 228 )

Jawaban :
Dengan ini kami menerangkan bahwa ada perbedaan pendapat diantara ulama dalam hal kewajiban zakat profesi atau penghasilan, namun pendapat yang lebih kuat adalah pendapat yang menyatakan tidak ada zakat profesi tersebut, karena tidak memenuhi syarat-syarat wajib zakat, yang dimaksud dengan syarat-syarat wajib zakat adalah :

1. Harta yang wajib dizakati adalah harta yang sudah sampai nishab yaitu harta yang dimiliki itu telah mencapai sekuarang-kurangnya 85 gram murni atau seharganya, maka jika harta itu kurang dari seharga 85 gram emas murni maka tidak wajib dizakati.
2. Harta itu harus sudah dimiliki selama 1 tahun dan selama satu tahun tersebut tidak pernah berkurang dari nishabnya, jika berkurang maka penghitungannya dimulai ketika harta itu mencapai nishabnya, contoh; saudara pada tanggal 1 Januari 2001 mempunyai uang seharga 85 gram emas, namun pada dua bulan kemudian uang itu berkurang sehingga menjadi seharga 60 gram emas, maka penghitungan nishabnya dimulai kembali jika uang yang saudara miliki telah mencapai 85 gram, dan harta yang sebelum perhitungan baru ini tidak wajib zakat.
3. Harta yang dimiliki adalah milik penuh (tidak ada hutang, dll)
4. Harta tersebut kelebihan dari kebutuhan pokok.

Maka berdasarkan syarat-syarat diatas, harta yang dihasilkan dari profesi tidak wajib zakat, karena tidak memenuhi syarat pertama, terlebih kalau penghasilannya tidak mencapai seharga 85 gram emas murni. Jadi, sebagaimana pengakuan anda bahwa hal itu belum sampai haul sedangkan sampainya haul merupakan salah satu syarat wajib tersebut maka tidak wajib dizakati. Wallahu a'lam.

Pertanyaan Kedua :
Mohon penjelasan tentang. zakat pendapatan/profesi. Kalau zakat pendapatan itu dilaksanakan, bagaimana mekanismenya ?.Apakah harus setiap bulan atau setahun ? Dan apakah dihitung masih kotor atau sudah bersih? Dan apakah dalam prosentasi pemotongan/pembayaran zakat ada istilah 2.5%: 2% ; 1.5% : 1% atau 0.5%.
Wassalam. ( Rizal )

Jawaban :
Zakat profesi adalah harta yang dikeluarkan dari harta yang dihasilkan oleh pekerjaan kita seperti, dokter, dosen, pegawai negeri dll.

Perlu saudara ketahui bahwa kewajiban mengeluarkan zakat mempunyai syarat-syarat sebagai berikut :

Harta yang wajib dizakati adalah :
a. Pertama : harta yang sudah mencapai nishabnya (baca: nisob yaitu batas minimal harta yang harus dizakati, jika harta itu berupa uang maka nishabnya adalah seharga 85 gram emas murni),
b. Kedua : harta itu merupakan milik sempurna si wajib zakat (bebas dari hutang ),
c. Ketiga : harta tersebut kelebihan dari kebutuhan pokok.
d. keempat : harta tersebut sudah haul (setahun dimiliki).

Maka beredasarkan syarat-syarat di atas maka kami berpendapat bahwa tidak ada kewajiban zakat terhadap harta yang dihasilkan dari profesi, dan apabila harta yang saudara dapatkan dari pekerjaan tersebut sudah satu tahun saudara miliki dan memenuhi syarat-syarat di atas maka saudara wajib mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5 % dan diberikan kepada faqir miskin yang paling dekat dengan saudara, atau golongan lain yang berhak yang tersebut dalam surat at-Taubah : 60.

Sebagai contoh : pada tanggal 1 januari 2000 anda mempunyai uang lebih dari harga emas 85 gram, maka pada tanggal 1 januai 2001, anda harus mengeluarkan zakatnya 2,5 %, dengan catatan selama setahun tersebut simpanan anda tidak pernah kurang dari nilai 85 gram emas.
Namun apabila misalnya anda pada bulan pebruari 2000 mempunyai kebutuhan yang mengharuskan untuk mengambil simpanan anda sehingga simpanan anda menjadi kurang dari nishab, maka hitungan haulnya gugur. Artinya pada bulan januari 2001 anda tidak wajib zakat. Pendek kata, seseorang baru wajib membayar zakat apabila uang yang mencapai nishab tersebut sudah berumur setahun penuh dan tidak pernah kurang dari nishab. Wallahu 'alam
[Transkrip catatan tanya-jawab dalam suatu kajian on-line]

Demikian permasalahan seputar Zakat Profesi serta pertentangannya dengan perhitungan Zakat Maal (harta) yang syar'i. Kita berharap, mudahan-mudahan 'CATATAN ATAS ZAKAT PROFESI', permasalahannya menjadi jelas dan gamblang, bahwa segala sesuatu walau niatnya baik tapi caranya tidak didukung dengan dalil yang shahih juga contoh dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam yang dipraktekan oleh para sahabatnya, adalah salah/tertolak dan bisa bertentangan dengan tujuan-tujuan syari'at itu sendiri.

Puasa dengan Persembahan untuk Tuhan

(Jalaluddin Rakhmat)

SEORANG anggota jemaah-sebut saja Fatimah-mengadu kepadaku, "Setiap kali masuk Ramadhan, saya merasa sedih. Saya bertambah sedih karena saya merasa sedih. Bukankah kata Pak Ustadz, Rasulullah dan sahabatnya menyambut Ramadhan dengan gembira."

MATANYA berkaca-kaca dan hidungnya memerah. Aku yakin ia menangis beneran. Betapa sering aku menemukan dalam majlis-majlis pengajian ustadz yang menangis bohongan dan pendengar yang menangis beneran.

"Apa yang menyebabkan Ibu menangis?" tanyaku.

"Saya seperti orang pulang kampung. Saya ingin membahagiakan keluarga saya. Saya ingin memberikan hadiah paling berharga buat mereka. Tetapi saya miskin. Saya tidak punya apa-apa yang berarti. Yang teronggok di punggung saya hanya kotoran. Ramadhan mengantarkan saya kepada Tuhan, kampung halamanku. Saya ingin membuat Tuhan ridho kepadaku. Tetapi saya tidak membawa apa-apa. Di atas punggung saya teronggok dosa dan dosa!" Isakannya makin keras. Giliran ustadz untuk ikut menangis; dan kali ini, menangis beneran.

"Tidak perlu bersedih, Bu," kataku setengah hati. Setengah hatiku membisu dalam kesedihan. "Jika kita menemui Ramadhan tanpa bekal, marilah kita jadikan bulan ini untuk mengumpulkan hadiah-hadiah yang berharga untuk Tuhan. Jika kita datang dengan onggokan dosa, marilah kita campakkan dosa-dosa itu dengan taubat kita."

Seperti biasa, dengan cepat aku bermetamorfosa dari seorang konselor menjadi khatib. Tampaknya lebih mudah berkhotbah daripada berempati.

"Itu juga menambah dukaku, Ustadz. Setiap Ramadhan, ketika semua orang berusaha untuk tarawih setiap malam, saya sering meninggalkannya. Ketika tetangga-tetangga bercerita bahwa mereka sudah menyelesaikan sekian juz Al Quran, saya enggak bisa ngomong. Satu juz pun tak sempat saya baca. Pada malam Lailatul Qadar kawan-kawan saya bisa bermalam-malam iktikaf di masjid bahkan ada yang berumrah ke Tanah Suci, saya tidak sanggup meninggalkan pekerjaan saya."

"Apa pekerjaan Ibu di bulan Ramadhan?"

"Saya ini orang kaya, tumbuh besar dalam keluarga kaya. Di rumah saya punya banyak pembantu dan di kantor saya punya banyak pegawai. Ke mana pun saya pergi, saya dilayani orang. Pada bulan puasa, saya ingin melayani orang. Saya ingin berkhidmat pada orang-orang kecil. Saya menyiapkan makanan untuk orang-orang miskin. Saya berbelanja, memasak, membungkus, dan mengantarkan makanan itu ke rumah-rumah mereka. Bakda Isya, setelah usai membagikan makanan, saya pulang dalam keadaan lelah. Saya segera tidur pulas. Pada Lailatul Qadar, saya bukan saja membagikan makanan untuk buka, tetapi juga untuk sahur. Saya bergadang juga Ustadz, cuma tidak di masjid, tetapi di tempat-tempat kumuh."

"Jadi pada waktu Id, ketika kaum Muslim yang lain bergembira karena bisa mengumpulkan hadiah yang berharga untuk Tuhan-khatam Al Quran, lengkap shalat tarawih, banyak iktikaf dan berzikir-saya sedih lagi. Mereka berhasil ’menangkap’ anugerah Tuhan di bulan Ramadhan, saya tidak!"
Puasa dengan perkhidmatan

Ibu Fatimah merasa sedih karena ibadat Ramadhan-nya berbeda dengan kebanyakan orang. Ia sedih karena tidak sanggup dan tidak sempat bertarawih, bertadarus, beriktikaf, dan berzikir bersama. Ia menganggap hadiah yang paling berharga untuk Tuhan adalah ibadat, dalam makna ritual.

Alkisah, Nabi Musa bermunajat kepada Tuhan. Sang Mahasuci bertanya, "Hai Musa, banyak sekali ibadatmu, yang mana untuk-Ku?" Musa terkejut mengapa Dia bertanya tentang ibadatnya, sebab semua ibadatnya untuk Tuhan: "Shalatku, hajiku, korbanku, doa, dan zikirku." Semuanya untuk kamu, mana untukku? Musa bingung dan berkata: "Tunjukkan pada hambamu yang lemah ini, mana ibadatku untuk-Mu!" Berkhidmatlah kepada hamba-hamba-Ku!

Bagus sekali memang kalau kita dapat menjalankan ibadat-ibadat itu dengan sebaik-baiknya. Semuanya untuk kita juga. Seperti disebutkan dalam hadis, dengan berpuasa dan shalat tarawih yang ikhlas, kita memperoleh ampunan Allah SWT. Ampunan itu jelas untuk kita. Dengan membaca satu ayat Al Quran saja di bulan Ramadhan, kita memperoleh pahala sama dengan mengkhatam Al Quran di bulan lain. Anugerah Tuhan karena mengkhatam Al Quran diberikan kepada kita. Ibadat pada Lailatul Qadar sama nilainya dengan ibadat seribu bulan. Pahalanya lagi-lagi untuk kepentingan kita.
Ibu Fatimah merasa sedih karena Ramadhan mengantarkannya untuk pulang kepada Tuhan. Ia ingin memberikan hadiah untuk membuat Tuhan ridho kepadanya. Ia merasa bahwa hadiah berupa shalat, tadarus, dan sebagainya itu adalah persembahan untuk Tuhan. Sekiranya ia banyak melakukan ibadat-ibadat itu, nun di sana di ‘arasy yang agung, Tuhan akan berkata: Semuanya untuk kamu, mana untuk-Ku. Memang kita memerlukan semua anugerah itu: kasih sayang Tuhan, ampunan-Nya, dan pembebasan dari api neraka. Kita membutuhkan karunia-Nya untuk kebahagiaan kita di dunia dan akhirat.

Namun, Ibu Fatimah memerlukan lebih dari itu. Ia ingin melakukan sesuatu untuk Dia. Ia ingin memberi-Nya hadiah yang berharga. Ketahuilah, hai Fatimah-sekiranya Anda membaca artikel ini-Anda sudah berada on the right track. Berkhidmatlah kepada hamba- hamba-Nya. Sekiranya Anda sedih karena beranggapan Anda tidak sempat shalat tarawih yang lengkap sehingga kehilangan ampunan Tuhan, simaklah hadis qudsi berikut ini (Lihat Hasan Syirazi, Kalimat Allah, hal 232):

"Hai Musa, tahukah kamu betapa besarnya kasih sayangKu padamu?"

"Engkau lebih penyayang kepadaku ketimbang ibuku."

"Hai Musa, sesungguhnya ibumu menyayangi kamu karena anugerah kasih-Ku jua. Akulah yang melembutkan hatinya sehingga ia sayang padamu. Akulah yang membaikkan hatinya supaya ia meninggalkan kebaikan tidurnya untuk merawatmu. Sekiranya aku tidak melakukannya, maka akan samalah ibumu dengan perempuan lainnya di dunia."

"Hai Musa, tahukah kamu bahwa ada seorang hamba di antara hamba-hamba-Ku yang mempunyai dosa dan kesalahan yang begitu banyak sehingga memenuhi sudut-sudut langit. Tetapi aku tak hiraukan dosa-dosanya; semua aku ampuni."

"Mengapa tidak Kau hiraukan, ya Rabb?"

"Karena satu hal yang mulia yang Aku cintai dalam dirinya: Ia mencintai fakir miskin. Ia bergaul akrab dengan mereka. Ia menyamakan dirinya seperti mereka. Ia tidak sombong. Jika ada hambaku seperti dia, aku ampuni dia dan aku tidak hiraukan dosa-dosanya."

Puasa tanpa perkhidmatan

Sampai di sini kita tahu bahwa Ibu Fatimah tidak selayaknya bersedih hati. Ia sudah menjalankan puasa dengan hadiah berharga untuk Tuhan: perkhidmatan. Yang harus berduka justru mereka yang berpuasa tanpa persembahan untuk Dia. Celakalah orang yang berpuasa dengan kezaliman, lawan dari perkhidmatan. Mereka bahkan tidak mendapat apa pun untuk dirinya. "Betapa banyaknya yang berpuasa yang tidak mendapatkan apa-apa dari puasanya kecuali lapar dan dahaga," sabda Nabi Muhammad SAW.

Pada bulan Ramadhan Nabi yang mulia memergoki seorang perempuan yang memaki budaknya. Ia memanggil perempuan itu dan menyuruhnya berbuka. Perempuan itu berkata: "Inni shaimah. Aku berpuasa." "Bagaimana mungkin kamu berpuasa tetapi kamu maki-maki budakmu."

Nabi mengingatkan perempuan itu bahwa bulan Ramadhan adalah bulan perkhidmatan, bukan makian. Memaki hamba Allah akan menghapuskan semua pahala puasanya. Supaya puasa itu berfaedah bagi kamu, tinggalkan segala macam kezaliman, terutama pada orang kecil.

Dilaporkan kepada Nabi tentang seseorang yang selalu berpuasa di waktu siang dan bangun malam untuk shalat tetapi sering menyakiti tetangganya dengan lidahnya. Ia menjawab singkat: Dia di neraka!

Ayat berikut ini ditujukan untuk orang-orang yang bersedekah di bulan puasa tetapi menyertai sedekahnya dengan kata-kata yang menyakitkan hati: "Hai orang-orang yang beriman, jangan kamu batalkan sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti hati sebagaimana orang yang menginfakkan hartanya untuk dipamerkan di tengah-tengah manusia…" (Al-Baqarah 264).

Orang yang shalat-baik di bulan Ramadhan maupun bukan-dan tidak melakukan perkhidmatan diancam dengan kecelakaan (neraka): Maka celakalah orang-orang yang shalat; yang lalai dalam shalatnya; yang hanya pamer saja; yang tidak memberikan pertolongan" (Al-Ma’un 5-7).

Jadi, supaya semua ibadat kita di bulan Ramadhan ini mendatangkan faedah yang bernilai bagi kita, tinggalkan segala macam kezaliman. Dan supaya puasa kita menjadi persembahan yang agung bagi-Nya, sertailah semuanya dengan perkhidmatan.

"Semua makhluk adalah keluarga-Ku. Makhluk yang paling Aku cintai adalah yang paling penyayang pada makhluk yang lain, yang paling bersungguh-sungguh dalam memenuhi keperluannya" (Hadis Qudsi).

Teruntuk yang........

MASIH SINGLE,
Cinta ibarat kupu-kupu, makin kau kejar, makin ia menghindar.
Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.

Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula menyakiti, tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerima.

Jadi......tenang- tenang saja, jangan terburu-buru dan pilihlah yang terbaik.

Teruntuk yang......
RAGU-RAGU DENGAN PERNIKAHAN,
Cinta bukannya perkara mencari seseorang yang "Sempurna", tetapi menemukan sesorang yang bisa menjadikan dirimu sempurna.

Teruntuk yang........
PLAYBOY/PLAYGIRL,
Jangan katakan "I Love u" bila tidak benar-benar peduli.
Jangan bicarakan soal-soal perasaan bila itu tidak benar-benar ada.
Jangan kau sentuh hidup sesorang bila kau hanya bernian main-main dengannya.
Jangan menatap kedalam mata bila yang kau kerjakan hanya berbohong.
Hal terkejam yang bisa dilakukan adalah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak berniat sama sekali untuk menerimanya saat ia terjatuh.... ...

Teruntuk yang.....
SUDAH MENIKAH,
Kalau cinta jangan katakan "ini salahmu!" tapi "Maaafkan aku ya!"
Jangan juga katakan "Kau dimana?" melainkan "Aku disini, kenapa!"
bukan "Kok bisa sih kamu begitu?" tapi "Aku ngerti....."
dan juga bukan "Seandainya kau......." akan tetapi "Terimakasih ya........"

Teruntuk yang........ ..
BERTUNANGAN,
Tolak ukur saling mencocoki bukanlah berapa lamanya waktu yang kalian habiskan bersama, melainkan betapa baiknya kebersamaan anda berdua

Teruntuk yang......
PATAH HATI,
Sakit....... ...patah hati........ Bertahan selama engkau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam engkau membiarkannya, tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi rasa itu, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.


BELUM PERNAH JATUH CINTA,
Bagaimana kalau jatuh cinta? Mau jatuh jatuhlah tapi jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten? tapi jangan terlalu ngotot, berbagilah dan jangan sampai sekali-kali tidak fair, berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut, siap-siaplah untuk terluka dan menderita tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu jika itu benar-benar kau alami

Teruntuk ,
YANG INGIN MENGUASAI,
Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan orang lain, tapi akan lebih sakit lagi mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak berbahagia denganmu

Teruntuk yang........ .
TAKUT MENGAKUI,
Cinta menyakitkan bila kau putuskan hubungan dengan seseorang tapi lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu, tapi cinta paling menyakitkan bila orang yang kita cintai sama sekali tidak mengetahui perasaanmu terhadapnya.

Teruntuk yang........
BERTAHAN MENCINTAI SESEORANG YANG SUDAH PERGI,
Hal paling menyedihkan dalam hidup ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu dan kau telah menyia-nyiakan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak. Kalau sekarang ia sudah tidak layak 10 tahun dari sekarang pun ia juga tak akan layak.
Biarkan dia pergi, lupakanlah.. ....

Wanita Cantik

Seorang anak laki-laki kecil bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?"
"Karena aku seorang wanita", kata sang ibu kepadanya.
"Aku tidak mengerti", kata anak itu. Ibunya hanya memeluknya dan berkata, "Dan kau tak akan
pernah mengerti"

Kemudian anak laki-laki itu bertanya kepada ayahnya, "Mengapa ibu suka menangis tanpa alasan?"

"Semua wanita menangis tanpa alasan", hanya itu yang dapat dikatakan oleh ayahnya.

Anak laki-laki kecil itu pun lalu tumbuh menjadi seorang laki-laki dewasa, tetap ingin tahu mengapa wanita menangis. Akhirnya ia menghubungi Tuhan, dan ia bertanya,
"Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?"
Tuhan berkata:
"Ketika Aku menciptakan seorang wanita, ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa. Aku membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia; namun, harus cukup lembut untuk memberikan kenyamanan "

"Aku memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya "

"Aku memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah, dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh "

"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan, bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya "

"Aku memberinya kekuatan untuk mendukung suaminya dalam kegagalannya dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya "

"Aku memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya, tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu "

"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk diteteskan. Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapan pun ia butuhkan."

"Kau tahu:

Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, sosok yang ia tampilkan, atau bagaimana ia menyisir rambutnya."

"Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya - tempat dimana cinta itu ada."
fly.gif

Untuk para penggemar minum - minuman kaleng !!

untitled.jpg
Ada seorang wanita di Amerika pada saat liburan bepergian dengan perahu boatnya, lalu ia meminum beberapa kaleng minuman Coca-Cola yang biasa dia simpan dilemari pendingin pada perahu boatnya. Keesokan harinya pada hari Senin, wanita tersebut pingsan lalu dibawa ke rumah sakit dan ditempatkan diruang ICU, pada hari Rabunya dia meninggal.

Untuk mengetahui penyebab kematiannya, maka dilakukan autopsy dan kesimpulannya kematiannya diakibatkan oleh suatu zat yang disebut LEPTOSPIROSIS, setelah diselidiki dan ditelusuri zat ini berasal dari kaleng minuman yang dia minum langsung tanpa menggunakan gelas atau sedotan.

Dan dari hasil test di laboratorium menunjukan bahwa kaleng minuman tersebut terinfeksi oleh zat LEPTOSPIROSIS yang dihasilkan dari air kencing tikus yang mengering dan bereaksi membentuk zat tersebut.

Hasil test Lab. menunjukan bahwa air kencing tikus juga mengandung berbagai racun yang mematikan lainnya, oleh karena itu sangat dianjurkan apabila kita membeli minum - minuman dalam kaleng agar mencuci kaleng tersebut, terutama pada bagian atas tempat membuka minuman tersebut.

Hal ini beralasan karena begitu selesai diproduksi kaleng - kaleng tersebut disimpan didalam gudang dan lalu dikirim langsung ke toko-toko dan langsung dijual kepada pembeli tanpa terlebih dahulu diberisihkan.

Penelitian di NYCU ( New York College Univ.) menunjukan bahwa permukaan minuman kaleng yang terdapat tutup pembukanya lebih tinggi tingkat kontaminasinya dari zat beracun dan mematikan dari pada WC umum yang hanya dipenuhi oleh jamur dan bakteri.

Jadi cucilah dahulu dengan bersih segala sesuatunya, sebelum meletakannya pada mulut kita, untuk mencegah kejadian yang berakibat fatal.

Mohon untuk disebarluaskan pesan ini !!!!

Ajakan Allah untuk Berderma

Ustad Boby Heriwibowo - detikRamadan
bismillah.jpg

Manusia bersifat kikir dan itu adalah warna sejati dirinya. Allah Maha Tahu dan Dia memberitahukan hamba-Nya akan warna diri tersebut. (QS. 17:100)

Dalam buku Tazkiyatun Nafs karya Said Hawa disampaikan bahwa kikir, pelit, bakhil dan berbagai sinonimnya adalah sebuah penyakit jiwa manusia yang dapat menjauhkan dirinya kepada Allah Tuhan penguasa alam. Siapa saja yang ingin berakrab diri kepada Tuhannya, maka semestinya ia mampu untuk membebaskan diri dari belenggu segala penyakit jiwa, dan salah satunya adalah penyakit kikir.

Allah Maha Penyayang terhadap hamba-Nya. Dalam banyak kesempatan, Dia selalu berfirman agar para hamba-Nya terbebas dari penyakit kekikiran. Dengan rahmat-Nya, ia mengajak para hamba untuk berderma agar terbebas dari belenggu sifat kekikiran.

“Ingatlah, kamu ini orang-orang yang diajak untuk menafkahkan (hartamu) pada jalan Allah. Maka diantara kamu ada orang yang kikir, dan siapa yang kikir sesungguhnya dia hanyalah kikir terhadap dirinya sendiri.Dan Allah-lah yang Maha Kaya sedangkan kamulah orang-orang yang membutuhkan(Nya); dan jika kamu berpaling niscaya Dia akan mengganti (kamu) dengan kaum yang lain, dan mereka tidak akan seperti kamu (ini).” (QS. 47:38)

Di kota suci Madinah, saat Rasulullah Saw masih hidup. Tersebutlah seorang pria miskin yang sedang melintas di sebuah kebun kurma. Hari itu ia merasa lapar. Tidak ada makanan yang dapat ia makan dan tidak ada harta yang ia miliki untuk sekedar membeli pangan.

Saat ia melintas di kebun kurma. Ia dapati ada sebuah pohon kurma yang amat subur. Daunnya rimbun dan buahnya menjuntai hingga hampir menyentuh tanah. Pria itu khilaf, sebab saat berjalan, hidungnya yang naas tertubruk dengan jumputan buah kurma yang ranum dan mengundang selera makan. Ia pun tak kuasa menahan diri. Ia petik sebuah kurma, lalu dimakanlah.

Sial…!!! Apa yang ia lakukan diketahui oleh pemilik kebun yang datang menghardik dengan mengacungkan parang. Ia pun tertangkap. Kesialan itu semakin bertambah, saat ia tahu bahwa pemilik kebun kurma itu adalah orang yang amat kikir.

“Aku akan bawa dan adukan kamu kepada Rasulullah. Biar tanganmu dipotong!” Pemilik kebun itu berkata dengan nada tinggi dan mata mendelik. Si pria miskin tidak bisa berbuat banyak. Ia tahu dirinya salah. “Tapi, apakah tanganku harus dipotong hanya sebab sebuah kurma?” ia membatin. Ia pun pasrah saat digiring oleh pemilik kebun itu.

“Ya Rasul, potong tangan orang ini. Ia telah mencuri di kebunku!” pemilik kebun berkata kepada Rasulullah Muhammad Saw sambil menenteng pria miskin dengan sebelah tangannya.

“Apa yang sudah kau curi, wahai saudaraku?” Rasul Saw bertanya dengan penuh kesabaran. “Maafkan aku, ya Rasulullah! Aku telah mencuri sebutir kurma dari kebun bapak ini. Aku khilaf, ya Rasul. Aku lapar.” Pemuda itu mengiba.

Rasul Saw menghela nafas sejenak, kali ini pandangannya ditujukan kepada pemilik kebun, “Hmm… rupanya hanya sebutir kurma. Mengapa tidak kau infakkan saja kepadanya sehingga engkau akan mendapat kebaikan dan pahala berlipat?” Rasul bertanya dan menunggu jawaban dari pemilik kebun itu. “Tidak ya Rasulullah. Orang ini harus diberi pelajaran. Kalau dibiarkan nanti menjadi kebiasaan. Aku tidak mau menginfakkan kurma itu. Aku memilih agar orang ini dipotong saja tangannya!” ia menyergah.

“Infakkan wahai saudaraku…! atau maukah kau aku tawarkan yang lebih hebat lagi…? Infakkan pohon kurma yang lebat itu, dan engkau akan dapat surga karenanya?!” Rasul menerbitkan senyum di sudut bibirnya tanda optimis menunggu respon dari pemilik kebun itu.

Sang pemilik kebun menerawang sesaat. Kepalanya diangkat ke arah langit. Ia menimbang-nimbang kebenaran janji surga dari Rasulullah Saw yang baru saja disebutkan untuknya. Terakhir, ia pun menghelakan nafas sambil berujar, “Surga, ya Rasulullah?! Apakah sedemikian remeh kau tawarkan surga hanya dengan sebatang pohon kurma? Tidak…. Aku tidak menginginkannya!” bantah pemilik kebun itu tak percaya.

Rasul Saw tersedak… Tak terbayang olehnya kekikiran yang dimiliki oleh salah seorang umatnya. Namun Allah Swt tidak akan membiarkan hati Rasul berubah sedih. Lalu terdengarlah tutur seorang pria yang juga turut hadir dalam kesempatan itu. “Wahai pemilik kebun, bila engkau tidak mau menerima tawaran surga dari Rasulullah mengapa tidak kau jual saja padaku?”

Rasulullah Saw dan pemilik kebun itu tertegun. Dalam saat bersamaan keduanya menoleh pada sumber suara. Pemilik kebun itu berkata kepadanya, “Aku tidak akan menjual pohon itu dengan harga yang murah, wahai saudaraku?” kesombongan terdengar dalam nada suaranya. “Berapa yang kau minta untuk pohon kurma itu?” sumber suara menunjukkan keseriusannya. “Aku akan tukar pohon kurma lebatku itu dengan 40 batang pohon kurma. Ayo… bagaimana, apakah kamu mau membelinya?”

Harga yang amat hebat, fantastis dan tidak masuk akal. Sebuah harga yang terbit dari sifat kekikiran yang membawa pada ketamakan. Namun, kenikmatan surga tidaklah sebanding dengan mahalnya dunia. Pria itu lalu membalas, “Baik, aku akan beli pohon kurma itu dengan 40 batang kurma yang aku miliki. Bahkan bila engkau meminta lebih dari itu, aku pun akan membelinya demi mendapatkan surga di akhirat nanti!”

Maka dijuallah pohon itu dengan 40 batang pohon lainnya. Kemudian pemilik pohon yang baru menginfakkan pohon itu di jalan Allah, berikut kurma yang telah dimakan oleh pria miskin.

Sementara, si pemilik kebun pelit telah mendapatkan keuntungan dunia yang berkali lipat. Namun karena kekikirannya, ia telah menyia-nyiakan ajakan Rasulullah Saw demi mendapatkan surga di sisi Allah Ta’ala.
butterflies_flowers_md_wht.gif

Kejadian ini kemudian menyebabkan turunnya (asbabun nuzul) beberapa ayat dari surat Al Lail:

“Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, Dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan Adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup. Serta mendustakan pahala terbaik, Maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.” QS. Al Lail [92]:5-11)

Demikianlah akhir kisah manusia kikir yang Allah pastikan akan mendapat kesukaran. Sementara yang terjadi bagi orang yang bersifat penderma adalah senantiasa kemudahan.

Memang banyak manusia yang bersifat kikir dan itu akan membawa dirinya kepada kerugian sejati. Saat Allah Swt mengajak berderma dan meminta kita untuk mengeluarkan apa yang kita miliki, itu berarti Allah menyediakan sebuah kesempatan emas untuk diraih. Allah Maha Kaya, dan Dia tidak membutuhkan harta hamba-Nya. Dia hanya ingin melipat-gandakan harta tersebut. Memberi keberkahan padanya, lalu melimpahkan segala kemudahan. Bila demikian, lalu apa ruginya berderma di jalan-Nya?

Allah berfirman dengan nada keheranan atas kekikiran manusia,

“Apakah kemudharatan (rugi) bagi mereka, kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebahagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka.” (QS. 4:39)

Pada kesempatan lain Allah Swt berfirman hal senada,

“Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah, padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi” (QS. 57:10)

Mulai sekarang, tanamkan dalam hati kita semua... untuk selalu bersedia menerima ajakan Allah Swt untuk berderma. Janganlah kesempatan ini anda lepaskan dan lewatkan! Sehingga pada saatnya kita semua tidak menjumpai penyesalan dimana tidak ada lagi orang miskin yang mau menerima derma kita. Di hari... tiada berguna lagi harta serta keturunan.... Semoga Allah Swt merahmati selalu.

Amien!

BRAIN DAMAGING HABITS

cartoon20brain.gif 
1. No Breakfast
People who do not take breakfast are going to have a lower blood sugar level.
This leads to an insufficient supply of nutrients to the brain causing brain degeneration.

2. Overeating
It causes hardening of the brain arteries, leading to a decrease in mental power.

3. Smoking
It causes multiple brain shrinkage and may lead to Alzheimer disease.

4. High Sugar consumption
Too much sugar will interrupt the absorption of proteins and nutrients causing malnutrition and may interfere with brain development.

5. Air Pollution
The brain is the largest oxygen consumer in our body. Inhaling polluted air decreases the supply of oxygen to the brain, bringing about a decrease in brain efficiency.

6. Sleep Deprivation
Sleep allows our brain to rest. Long term deprivation from sleep will accelerate the death of brain cells.
7. Head covered while sleeping
Sleeping with the head covered, increases the concentration of carbon dioxide and decrease concentration of oxygen that may lead to brain damaging effects.

8. Working your brain during illness
Working hard or studying with sickness may lead to a decrease in effectiveness of the brain as well as damage the brain.

9. Lacking in stimulating thoughts
Thinking is the best way to train our brain, lacking in brain stimulation thoughts may cause brain shrinkage.

10. Talking Rarely
Intellectual conversations will promote the efficiency of the brain
------------ --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- --------- ----
The main causes of liver damage are:

1. Sleeping too late and waking up too late are main cause.
2. Not urinating in the morning.
3. Too much eating.
4. Skipping breakfast.
5. Consuming too much medication.
6. Consuming too much preservatives, additives, food coloring, and artificial sweetener.
7. Consuming unhealthy cooking oil. As much as possible reduce cooking oil use when frying, which includes even the best cooking oils like olive oil. Do not consume fried foods when you are tired, except if the body is very fit.
8. Consuming raw (overly done) foods also add to the burden of liver.
Veggies should be eaten raw or cooked 3-5 parts. Fried veggies should be finished in one sitting, do not store.

We should prevent this without necessarily spending more. We just have to adopt a good daily lifestyle and eating habits. Maintaining good eating habits and time condition are very important for our bodies to absorb and get rid of unnecessary chemicals according to "schedule."


Because:

Evening at 9 - 11pm : is the time for eliminating unnecessary/ toxic chemicals (detoxification) from the antibody system (lymph nodes). This time duration should be spent by relaxing or listening to music. If during this time a housewife is still in an unrelaxed state such as washing the dishes or monitoring children doing their homework, this will have a negative impact on health.

Evening at 11pm - 1am: is the detoxification process in the liver, and ideally should be done in a deep sleep state.

Early morning 1 - 3am: detoxification process in the gall, also ideally done in a deep sleep state.
Early morning 3 - 5am: detoxification in the lungs. Therefore there will sometimes be a severe cough for cough sufferers during this time. Since the detoxification process had reached the respiratory tract, there is no need to take cough medicine so as not to interfere with toxin removal process.
Morning 5 - 7am: detoxification in the colon, you should empty your bowel.

Morning 7 - 9am: absorption of nutrients in the small intestine, you should be having breakfast at this time. Breakfast should be earlier, before 6:30am, for those who are sick. Breakfast before 7:30am is very beneficial to those wanting to stay fit. Those who always skip breakfast, they should change their habits, and it is still better to eat breakfast late until 9 - 10am rather than no meal at all.

Sleeping so late and waking up too late will disrupt the process of removing unnecessary chemicals. Aside from that, midnight to 4:00 am is the time when the bone marrow produces blood. Therefore, have a good sleep and don't sleep late.

Jangan menjilat pelekat sampul surat !


Dapet dr teman, semoga bermanfaat..

Seorang wanita sedang bekerja di sebuah kantor Pos di California. Beliau tidak menggunakan lem untuk perekat sampul suratnya tapi sebaliknya menjilat pelekat sampul surat yang dipegangnya.

Pada hari yang sama juga wanita itu mendapati terdapat luka kecil pada lidahnya. Luka itu membengkak. Wanita tersebut lalu pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan karena risau akan lukanya. Setelah diperiksa ternyata tidak apa-apa, hanya luka kecil dan bengkak biasa. Wanita tersebut tidak merasakan sakit atau kebas walaupun lidahnya bengkak. Tetapi setelah berganti hari bengkak tersebut makin besar. Dengan rasa tidak puas beliau pergi lagi kedokter dan memaksa untuk melakukan sesuatu pada lidahnya. Dokter menyarankan melakukan tes x-ray. Dokter menemukan benjolan dan membedahnya. Ternyata dokter menemukan seekor lipas keluar dari lidahnya.

Kesimpulannya terdapat telur lipas pada pelekat sampul surat yang dijilatnya. Telur itu mampu menetas didalam lidah dan kelembapan di dalam mulutnya. Ini kisah benar yang ditulis oleh CNN.
fly.gif 

Andi Humes menulis :
"saya pernah bekerja di dalam kilang membuat sampul surat, anda tentu tidak percaya jika saya mengatakan di dalam tengki pelekat untuk diletakkan pada penutup sampul surat terdapat beraneka benda yang terapung dipermukaan "tray" gum / lem tersebut!" "saya sudah betahun tahun tidak melakukan perbuatan menjilat perekat sampul surat tetapi saya menggunakan spam basah". "Suatu hari ketika saya menarik satu palet sampul surat sebanyak 2500 kotak, di belakangnya terdapat banyak sekali lipas dan telur lipas di suatu sudut pada kotak kertas. Saya melihat beberapa ekor lipas sedang menikmati gum pada sampul-sampul surat tersebut!".

Aduuuuuuh syerem ngga sih. Jadi hati-hati ya , mulai sekarang ngga usah deh jilat-jilat sampul surat, kalau ngga ada lem pakai air kan bisa, soalnya sampul surat kan udah ada perekatnya atau yang udah ada lemnya. Juga  baby nya hati-hati jangan suka dikasih mainan dari kertas.

Habis makan udang jangan minum Vit C pd saat bersamaan

heart.jpg   Cerita dibawah ini mohon kasih tahu kpd semua teman/orang yg anda sayangi,
 
Peristiwa ini terjadi di Taiwan,ada seorang wanita mati mendadak dgn Tujuh pancaindera keluar darah,  setelah diselidiki ternyata wanita ini mati bukan karena bunuh diri atau dibunuh melainkan mati karena ketidaktahuan akan terjadi keracunan makanan,wanita ini ada kebiasaan minum Vit C tiap hari, ini tdk masalah, masalah nya karena malam itu wanita kebanyakan makan udang,sebenarnya cuma makan udang saja tdk masalah, orang rumah nya juga banyak makan udang malam itu dan tak ada yg mati.

 

Pada dasarnya udang mengandung Arsenic Pentoxide(As2O5), berhuhung habis makan udang wanita itu minum Vit C, terjadilah reaksi kimia didlm perut membuat As3O5 berubah menjadi Arsenic Trioxide (As2O3) yg sangat beracun, mengakibatkan hati,jantung ginjal,pembuluh darah rusak, usus keluar darah, pembuluh darah melebar hingga wanita itu mati mengenaskan dgn kelima pancaindera keluar darah.
 
Jadi hati2, habis banyak makan udang,jangan minum Vit C pd saat bersamaan..

Neraka Indonesia

neraka.gif  Seorang warga Indonesia meninggal dan karena amal perbuatannya buruk lalu ia dikirim menuju ke neraka. Di sana ia mendapatkan bahwa ada neraka yang berbeda-beda bagi tiap negara asal.

Pertama ia ke neraka orang Inggris dan berseru:
"Kalian ngapain saja disini?"
Ia dijawab: "Pertama-tama, kita didudukan diatas kursi listrik selama satu jam. Lalu didudukan di atas kursi paku selama satu jam lagi. Lalu disiram dengan bensin dan disulut api. Lalu, setan Inggris muncul dan memecut kita sepanjang sisa hari."

Karena kedengarannya tidak menyenangkan, sang orang Indonesia menuju tempat lain. Ia coba melihat-lihat bagaimana keadaan di neraka AS, neraka Israel, neraka Rusia dan banyak lagi. Ia mendapatkan bahwa kesemua neraka-neraka itu kurang-lebih mirip dengan neraka orang Inggris.

Akhirnya ia tiba di neraka orang Indonesia, dan melihat antrian panjang orang yang menunggu giliran untuk masuk dari berbagai negara. Dengan tercengang ia bertanya:
"Apa yang dilakukan di sini?"

Ia memperoleh jawaban:
"Pertama-tama, kita didudukan diatas kursi listrik selama satu jam. Lalu didudukan di atas kursi paku selama satu jam lagi. Lalu disiram dengan bensin dan disulut api. Lalu setan Indonesia muncul dan memecut kita sepanjang hari."

"Tapi itu persis sama dengan neraka-neraka yang lain. Kenapa dong begitu banyak orang ngantri untuk masuk sini?"

"Disini service-nya itu lho yang beda!, kursi listriknya nggak nyala, harga listrik khan naik terlalu tinggi dan listriknya sering mati, kursi pakunya nggak ada, jadi tinggal pakunya aja, udah pada diperebutkan.
Kalo bensinnya?
Ach, macam gak tau aja, khan udah diseludupkan pakai pipa dari dasar neraka Indonesia ke neraka lain. dan setannya?
Setan disini jarang datang bertugas. Paling ngisi absensi, udah itu cari jobs lain.

KEKENTALAN DARAH DALAM TUBUH, MENGAPA TERJADI???

i104093122_96750.gif      Ada satu pertanyaan yang masuk ke mailbox saya, yaitu "Mengapa harus minum air putih banyak-banyak..?" Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut bisa dijelaskan sbb: Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air.

Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah. !!

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, Sementara darah memiliki Komponen air 95%.

Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari.

Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari...?

Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...? Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri.Dari otak...?

Belum sampai segitunya (wihh...bayangkan otak kering gimana jadinya...), melainkan dari sumber terdekat : Darah. !!

Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer.

Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) Ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal.

Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak '
kan .?

Nah saat darah kental meng alir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen,

Lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang makan...)

Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental...),maka serangan stroke bisa lebih lekas datang

Sekarang tinggal anda pilih: melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari- atau- "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke. Anda yang pilih...!

 

Office ladies... er humm.. don't cross your legs!

Hopefully this will prevent us from crossing our legs

Just for the sake of those do not understand Chinese:

With reference from the attached pictures, those who often cross their legs when sitting down for a long period of time, there are 3 unhealthy signs that will happen to them:

1) Their backbone tends to become "C" shape.

2) They will have neckaches and backaches on one side.

3) For ladies, their shoulder will tend to slant one sided causing their bra strap to slip down the slanted shoulder.

Office gals who cross their legs, please take note!

back1.jpg 

back2.jpg 

April Mop, Tragedi Pembantaian Umat Islam Spanyol

Minggu, 30 Mar 08 19:07 WIB

Tiap tanggal 1 April, ada saja orang—terutama anak-anak muda—yang merayakan hari tersebut dengan membuat aneka kejutan atau sesuatu keisengan. April Fools Day, demikian orang Barat menyebut hari tanggal 1 April atau lebih popular disebut sebagai ‘April Mop’. Namun tahukah Anda jika perayaan tersebut sesungguhnya berasal dari sejarah pembantaian tentara Salib terhadap Muslim Spanyol yang memang didahului dengan upaya penipuan? Inilah sejarahnya yang disalin kembali sebagiannya dari buku “Valentine Day, Natal, Happy New Year, April Mop, Halloween: So What?” (Rizki Ridyasmara, Pustaka Alkautsar, 2005)

SEJARAH APRIL MOP

Perayaan April Mop yang selalu diakhiri dengan kegembiraan dan kepuasan itu sesungguhnya berawal dari satu tragedi besar yang sangat menyedihkan dan memilukan. April Mop atau The April’s Fool Day berawal dari satu episode sejarah Muslim Spanyol di tahun 1487 atau bertepatan dengan 892 H. Sebelum sampai pada tragedi tersebut, ada baiknya menengok sejarah Spanyol dahulu ketika masih di bawah kekuasaan Islam.

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi satu negeri yang makmur. Pasukan Islam tidak saja berhenti di Spanyol, namun terus melakukan pembebasan di negeri-negeri sekitar menuju Perancis. Perancis Selatan dengan mudah bisa dibebaskan. Kota Carcassone, Nimes, Bordeaux, Lyon, Poitou, Tours, dan sebagainya jatuh. Walau sangat kuat, pasukan Islam masih memberikan toleransi kepada suku Goth dan Navaro di daerah sebelah Barat yang berupa pegunungan.

Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam begitu baik dan rendah hati, maka banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Muslim Spanyol bukan hanya beragama Islam, namun mereka sungguh-sungguh mempraktekkan kehidupan secara Islami. Mereka tidak hanya membaca Al-Qur'an tapi juga bertingkah laku berdasarkan Al-Qur'an. Mereka selalu berkata tidak untuk musik, bir, pergaulan bebas, dan segala hal yang dilarang Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya.

Selama itu pula kaum kafir yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun mereka selalu gagal. Telah beberapa kali dicoba tapi selalu tidak berhasil. Dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam di Spanyol. Akhirnya mata-mata itu menemukan cara untuk menaklukkan Islam di Spanyol, yakni pertama-tama harus melemahkan iman mereka dulu dengan jalan serangan pemikiran dan budaya.

Maka mulailah secara diam-diam mereka mengirim alkohol dan rokok secara gratis ke dalam wilayah Spanyol. Musik diperdengarkan untuk membujuk kaum mudanya agar lebih suka bernyanyi dan menari ketimbang baca Qur’an. Mereka juga mengirim sejumlah ulama palsu yang kerjanya meniup-niupkan perpecahan di dalam tubuh umat Islam Spanyol. Lama-kelamaan upaya ini membuahkan hasil.

Akhirnya Spanyol jatuh dan bisa dikuasai pasukan Salib. Penyerangan oleh pasukan Salib benar-benar dilakukan dengan kejam tanpa mengenal peri kemanusiaan. Tidak hanya pasukan Islam yang idbantai, juga penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua, semuanya dihabisi dengan sadis.

Satu persatu daerah di Spanyol jatuh, Granada adalah daerah terakhir yang ditaklukkan. Penduduk-penduduk Islam di Spanyol (juga disebut orang Moor) terpaksa berlindung di dalam rumah untuk menyelamatkan diri. Tentara-tentara Kristen terus mengejar mereka.

Ketika jalan-jalan sudah sepi, tinggal menyisakan ribuan mayat yang bergelimpangan bermandikan genangan darah, tentara Salib mengetahui bahwa banyak Muslim Granada yang masih bersembunyi di rumah-rumah. Dengan lantang tentara Salib itu meneriakkan pengumuman, bahwa para Muslim Granada bisa keluar dari rumah dengan aman dan diperbolehkan berlayar keluar dari Spanyol dengan membawa barang-barang keperluan mereka. “Kapal-kapal yang akan membawa kalian keluar dari Spanyol sudah kami persiapkan di pelabuhan. Kami menjamin keselamatan kalian jika ingin keluar dari Spanyol, setelah ini maka kami tidak lagi memberikan jaminan!” demikian bujuk tentara Salib.

Orang-orang Islam masih curiga dengan tawaran ini. Beberapa dari orang Islam diperbolehkan melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah dipersiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar melihat ada kapal yang sudah dipersiapkan, maka mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada bersama-sama menuju ke kapal-kapal tersebut. Mereka pun bersiap untuk berlayar.

Keesokan harinya, ribuan penduduk Muslim Granada yang keluar dari rumah-rumahnya dengan membawa seluruh barang-barang keperluannya beriringan jalan menuju pelabuhan. Beberapa orang Islam yang tidak mempercayai tentara Salib bertahan dan terus bersembunyi di rumah-rumahnya. Setelah ribuan umat Islam Spanyol berkumpul di pelabuhan, dengan cepat tentara Salib menggeledah rumah-rumah yang telah itinggalkan penghuninya. Lidah api terlihat menjilat-jilat angkasa ketika para tentara Salib itu membakari rumah-rumah tersebut bersama orang-orang Islam yang masih bertahan di dalamnya.

Sedang ribuan umat Islam yang tertahan di pelabuhan hanya bisa terpana ketika tentara Salib juga membakari kapal-kapal yang dikatakan akan mengangkut mereka keluar dari Spanyol. Kapal-kapal itu dengan cepat tenggelam. Ribuan umat Islam tidak bisa berbuat apa-apa karena sama sekali tidak bersenjata. Mereka juga kebanyakan terdiri dari para perempuan dan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Sedang tentara Salib itu telah mengepung mereka dengan pedang terhunus.

Dengan satu teriakan dari pemimpinnya, ribuan tentara Salib itu segera membantai dan menghabisi umat Islam Spanyol tanpa perasaan belas kasihan. Jerit tangis dan takbir membahana. Dengan buas tentara Salib terus membunuhi warga sipil yang sama sekali tidak berdaya.

Seluruh Muslim Spanyol di pelabuhan itu habis dibunuh dengan kejam. Darah menggenang di mana-mana. Laut yang biru telah berubah menjadi merah kehitam-hitaman. Tragedi ini bertepatan dengan tanggal 1 April. Inilah yang kemudian diperingati oleh dunia Kristen setiap tanggal 1 April sebagai April Mop (The Aprils Fool Day).

Bagi umat Islam April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Hari di mana ribuan saudara-saudaranya seiman disembelih dan dibantai oleh tentara Salib di Granada, Spanyol. Sebab itu, adalah sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut-ikutan merayakan tradisi ini. Sebab dengan ikut merayakan April Mop, sesungguhnya orang-orang Islam itu ikut bergembira dan tertawa atas tragedi tersebut. Siapa pun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan massal ribuan saudara-saudaranya di Granada, Spanyol, beberapa abad silam.(rizki)

Bagaimana Kita Menemukan Kebahagiaan ?

Konon pada suatu waktu, Tuhan memanggil tiga malaikatnya.
Sambil memperlihatkan sesuatu Tuhan berkata, "Ini namanya Kebahagiaan" .
Ini sangat bernilai sekali. Ini dicari dan diperlukan oleh manusia.
Simpanlah di suatu tempat supaya manusia sendiri yang menemukannya.
Jangan di tempat yang terlalu mudah sebab nanti kebahagiaan ini disia-siakan.
Tetapi jangan pula di tempat yang terlalu susah sehingga tidak bisa ditemukan oleh manusia. Dan yang penting, letakkan kebahagiaan itu di tempat yang bersih".

Setelah mendapat perintah tersebut, turunlah ketiga malaikat itu langsung ke bumi untuk meletakkan kebahagiaan tersebut. Tetapi di mana meletakkannya?
Malaikat pertama mengusulkan, "Letakkan di puncak gunung yang tinggi".
Tetapi para malaikat yang lain kurang setuju.
Lalu malaikat kedua berkata, "Latakkan di dasar samudera".
Usul itupun kurang disepakati. Akhirnya malaikat ketiga membisikkan usulnya.
Ketiga malaikat langsung sepakat.
Malam itu juga ketika semua orang sedang tidur, ketiga malaikat itu meletakkan kebahagiaan di tempat yang dibisikkan tadi.

Sejak hari itu kebahagiaan untuk manusia tersimpan rapi di tempat itu. Rupanya tempat itu cukup susah ditemukan. Dari hari ke hari, tahun ke tahun, kita terus mencari kebahagiaan. Kita semua ingin menemukan kebahagiaan.

Kita ingin merasa bahagia. Tapi di mana mencarinya?
Ada yang mencari kebahagiaan sambil berwisata ke gunung, ada yang mencari di pantai, ada yang mencari di tempat yang sunyi, ada yang mencari di tempat yang ramai.
Kita mencari rasa bahagia di sana-sini: di pertokoan, di restoran, di tempat ibadah, di kolam renang, di lapangan olah raga, di bioskop, di layar televisi, di kantor, dan lainnya.
Ada pula yang mencari kebahagiaan dengan kerja keras, sebaliknya ada pula yang bermalas-malasan. Ada yang ingin merasa bahagia dengan mencari pacar, ada yang mencari gelar, ada yang menciptakan lagu, ada yang mengarang buku, dll.
Pokoknya semua orang ingin menemukan kebahagiaan.

Pernikahan misalnya, selalu dihubungkan dengan kebahagiaan.
Orang seakan-akan beranggapan bahwa jika belum menikah berarti belum bahagia.
Padahal semua orang juga tahu bahwa menikah tidaklah identik dengan bahagia.

Juga kekayaan sering dihubungkan dengan kebahagiaan..
Alangkah bahagianya kalau aku punya ini atau itu, pikir kita.

Tetapi kemudian ketika kita sudah memilikinya, kita tahu bahwa benda tersebut tidak memberi kebahagiaan.
Kita ingin menemukan kebahagiaan.
Kebahagiaan itu diletakkan oleh tiga malaikat secara rapi.
Di mana mereka meletakkannya?
Bukan di puncak gunung seperti diusulkan oleh malaikat pertama.
Bukan di dasar samudera seperti usulan malaikat kedua.
Melainkan di tempat yang dibisikkan oleh malaikat ketiga.

Di manakah tempatnya???

Saya menuliskan sepenggal kisah perjalanan hidup saya untuk berbagi rasa dengan teman-teman semua, bahwa untuk mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan itu tidaklah mudah.
Perlu perjuangan. Ibarat sebuah berlian, di mana untuk mendapatkan kilauan yang cemerlang, harus terus diasah dan ditempa sehingga kemilauan yang dihasilkan terpancar dari dalamnya.

Begitu juga hidup ini. Kita harus rendah hati.
Seringkali kita merasa minder dengan keberadaan diri kita.
Sering kali kita berkata, ach... gue mah belum jadi orang.
Tinggal aja masih ama ortu, ngontrak, TMI dll.
Kita harus ingat, bahwa yang menentukan masa depan kita adalah Tuhan.
Dan kita harus menyadari bahwa jalan Tuhan bukan jalan kita.

Tuhan akan membuat semuanya INDAH pada waktunya.

Menurut buku ada 7 faktor (mental, spiritual, pribadi, keluarga, karir, keuangan dan fisik) yang menentukan sukses seseorang, mengapa tidak kita coba untuk mencapainya semua itu?
Setelah kita mencapainya, bagaimana kita membuat ke-7 faktor tersebut menjadi seimbang?

Yang penting disini adalah hikmat.

Barangsiapa yang bijaksana dapat mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di dalam hidup ini.

Oh ya..., di manakah para malaikat menyimpan kebahagiaan itu?

DI HATI YANG BERSIH
 

Do'a

doa.jpg 

Jika hidup terasa berat hari ini dan  gajian terasa masih sangat lama
atau tugas yg ngga selesai-selesai,
 

atau target yg belom achieve,

malah ditambahin

hanya satu hal yang dapat kita


lakukan ....  

 

ueennakk tenaaan !!!


image002.gif  

 

Baik Buat Kesehatan

Kurangi TEH yang kamu konsumsi.

Jangan membiasakan memakan roti yang telah dipanggang.
Jaga jarakmu dari telepon genggam dalam kondisi di charge.
Minum banyak AIR pagi hari.

Kurangi minum pada malam hari.

Jangan meminum kopi DUA KALI satu hari.

Kurangi makanan BERMINYAK yang kamu konsumsi.

Waktu tidur terbaik dari 10 pm pada malam hari ke 6am pagi hari.

Jangan makan BESAR setelah 5pm.

Jangan mengambil alkohol lebih dari satu gelas / cangkir satu hari.

Jangan meminum pil dengan air DINGIN.

Jangan langsung berbaring setelah minum obat disaat setelah tidur.

Tidur KURANG dari 8 jam dapat mempengaruhi kesehatanmu. Orang2 yang terbiasa tidur sebentar tidak akan mudah menjadi tua.

Ketika baterai LOW, jangan menjawab telpon, radiasi yang dihasilkan bisa 1000 kali.

Jawab telpon dengan telinga KIRI
Ini akan merusak otakmu secara langsung jika mempergunakan
telinga kanan
Jangan mempergunakan headphone / penyuara kuping dalam jangka waktu yang
LAMA
Rehatkan telingamu sebentar setelah 1 jam

Lautan Tiba2 Menjadi Beku

SUBHANALLAH

Pernahkah terpikir, lautan tiba-tiba menjadi beku?
Kekuasaan Allah…….lautan menjadi beku……
Waaaah, takjub tapi menakutkanpula memikirkannya........
Dengan kehendak Allah segalanya bisa terjadi..
Lokasinya jauh, deket negara Pakistan.

1.jpg 

 2.jpg

3.jpg 

4.jpg 

5.jpg 

6.jpg 

7.jpg 

8.jpg 

Ucapkan 'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN',..

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat.

Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata, " Ini adalah seksi Penerimaan. Disini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua. Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Disini kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu.
Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk disana, hampir tidak melakukan apapun.

"Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih", kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu.

"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?", tanyaku.

"Menyedihkan", Malaikat-ku menghela napas. " Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih".

"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?", tanyaku.

"Sederhana sekali", jawab Malaikat.

"Cukup berkata,'ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN, Terima kasih, Tuhan' ", lanjutnya.

"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku.

Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.

"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga....

"Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan ... engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat ....maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".

"Jika engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau kematian ...maka engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di
dunia.

"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan ....maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.

"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.

"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali".

Nikmatilah hari-harimu, hitunglah rahmat yang telah Allah anugerahkan kepadamu. Dan jika engkau berkenan, kirimkan pesan ini ke semua teman-teman-mu untuk mengingatkan mereka betapa dirahmatinya kita semua.

"Dan ingatlah tatkala Tuhanmu menyatakan bahwa,'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Aku akan menambahkan lebih banyak nikmat kepadamu'".(QS:Ibrahim (14) :7 )

Berapa lama Kita dikubur?

butterflies_flowers_md_wht.gif Awan sedikit mendung, ketika kaki kaki kecil Yani berlari-lari gembira di atas jalanan menyeberangi kawasan lampu merah Karet. Baju merahnya yg Kebesaran melambai Lambai di tiup angin. Tangan kanannya memegang Es krim sambil sesekali mengangkatnya ke mulutnya untuk dicicipi, sementara tangan kirinya mencengkram Ikatan sabuk celana ayahnya.

Yani dan Ayahnya memasuki wilayah pemakaman umum Karet, berputar sejenak ke kanan & kemudian duduk Di atas seonggok nisan "Hj Rajawali binti Muhammad 19-10-1915:20- 01-1965"

"Nak, ini kubur nenekmu mari Kita berdo'a untuk nenekmu" Yani melihat wajah ayahnya, lalu menirukan tangan ayahnya yg mengangkat ke atas dan ikut memejamkan mata seperti ayahnya. Ia  mendengarkan ayahnya berdo'a untuk Neneknya...

"Ayah, nenek waktu meninggal umur 50 tahun ya Yah." Ayahnya mengangguk sembari tersenyum, sembari memandang pusara Ibu-nya.

"Hmm, berarti nenek sudah meninggal 42 tahun ya Yah..." Kata Yani berlagak sambil matanya menerawang dan jarinya berhitung. "Ya, nenekmu sudah di dalam kubur 42 tahun ... "

Yani memutar kepalanya, memandang sekeliling, banyak kuburan di sana . Di samping kuburan neneknya ada kuburan tua berlumut "Muhammad Zaini: 19-02-1882 : 30-01-1910"

 

"Hmm.. Kalau yang itu sudah meninggal 106 tahun yang lalu ya Yah", jarinya menunjuk nisan disamping kubur neneknya. Sekali lagi ayahnya mengangguk. Tangannya terangkat mengelus kepala anak satu-satunya. "Memangnya kenapa ndhuk ?" kata sang ayah menatap teduh mata anaknya. "Hmmm, ayah khan semalam bilang, bahwa kalau kita mati, lalu di kubur dan kita banyak dosanya, kita akan disiksa dineraka" kata Yani sambil meminta persetujuan ayahnya. "Iya kan yah?"

 

Ayahnya tersenyum, "Lalu?"

"Iya .. Kalau nenek banyak dosanya, berarti nenek sudah disiksa 42 tahun dong yah di kubur? Kalau nenek banyak pahalanya, berarti sudah 42 tahun nenek senang dikubur .... Ya nggak yah?" mata Yani berbinar karena bisa menjelaskan kepada Ayahnya pendapatnya.

 

Ayahnya tersenyum, namun sekilas tampak keningnya berkerut, tampaknya cemas ..... "Iya nak, kamu pintar," kata ayahnya pendek.

 

Pulang dari pemakaman, ayah Yani tampak gelisah Di atas sajadahnya, memikirkan apa yang dikatakan anaknya... 42 tahun hingga sekarang... kalau kiamat datang 100 tahun lagi...142 tahun disiksa .. atau bahagia dikubur .... Lalu Ia menunduk ... Meneteskan air mata...

Kalau Ia meninggal .. Lalu banyak dosanya ...lalu kiamat masih 1000 tahun lagi berarti Ia akan disiksa 1000 tahun?

Innalillaahi WA inna ilaihi rooji'un .... Air matanya semakin banyak menetes, sanggupkah ia selama itu disiksa? Iya kalau kiamat 1000 tahun ke depan, kalau 2000 tahun lagi? Kalau 3000 tahun lagi? Selama itu ia akan disiksa di kubur. Lalu setelah dikubur? Bukankah Akan lebih parah lagi?

Tahankah? padahal melihat adegan preman dipukuli massa  ditelevisi kemarin ia sudah tak tahan?

 

Ya Allah... Ia semakin menunduk, tangannya terangkat, keatas bahunya  naik turun tak teratur.... air matanya semakin membanjiri jenggotnya

 

Allahumma as aluka khusnul khootimah.. berulang Kali di bacanya DOA itu hingga suaranya serak ... Dan ia berhenti sejenak ketika terdengar batuk Yani.

 

Dihampirinya Yani yang tertidur di atas dipan Bambu. Di betulkannya selimutnya. Yani terus tertidur.... tanpa tahu, betapa sang bapak sangat berterima kasih padanya karena telah menyadarkannya arti sebuah kehidupan... Dan apa yang akan datang di depannya...

 

"Yaa Allah, letakkanlah dunia ditanganku, jangan Kau letakkan dihatiku..."

WASIAT NABI MUHAMMAD SAW KEPADA SAYIDINA ALI RA

bismillah.jpg 

Wahai Ali, bagi orang MUKMIN ada 3 tanda-tandanya:

1) Tidak terpaut hatinya pada harta benda dunia.

2) Tidak terpesona dengan setiap Bujuk rayu.

3) Benci terhadap bualan dan perkataan sia-sia..



Wahai Ali, bagi orang 'ALIM itu ada 3 tanda2nya:

1) Jujur dalam berkata-kata.

2) Menjauhi segala yg haram.

3) Merendahkan hati.



Wahai Ali, bagi orang yg JUJUR itu ada 3 tanda2nya:

1) Merahasiakan ibadahnya.

2) Merahasiakan sedekahnya.

3) Merahasiakan ujian yang menimpanya.



Wahai Ali, bagi orang yang TAKWA itu ada 3 tanda2nya:

1) Takut berlaku dusta dan keji.

2) Menjauhi kejahatan.

3) Memohon yang halal kerana takut jatuh dalam keharaman.



Wahai Ali, bagi AHLI IBADAH itu ada 3 tanda2nya:

1) Mengawasi dirinya.

2) Menghisab dirinya.

3) Memperbanyakkan ibadah kepada Allah SWT.
redred.gif redred.gif redred.gif


1) Uang Rp 50.000, RM 50, BT 500 atau S$ 50 kelihatan begitu besar bila dibawa ke kotak amal masjid, tetapi begitu kecil bila kita bawa ke supermarket.

2) 45 menit terasa terlalu lama untuk berzikir tapi betapa pendeknya waktu itu untuk pertandingan sepak bola.

3) Semua insan ingin memasuki syurga tetapi tidak banyak yang berfikir dan berbicara tentang bagaimana untuk memasukinya.

4) Kita mengirimkan ribuan 'jokes' dan 'surat berantai' melalui e-mail tetapi bila mengirimkan yang berkaitan dengan ibadah seringkali berfikir 2 atau 3 kali.

Oleh karena itu jangan biarkan diri kita ini menjadi sebahagian dari kesia-sian tersebut. INSYA ALLAH. Semoga Allah selalu merahmati Kita semua dan membalas setiap kebaikan kita..Amin..

Sulit berucap tatkala wafat karena....

bismillah.jpg 

HUBUNGAN ANTARA AZAN & NAZAK (saat Sakaratul maut)

Renungkanlah wahai sahabat-sahabatku yang dirahmati Allah SWT, mengapa lidah kelu di saat kematian? Tetapi kematian itu pasti menjelma. Hanya masa dan waktunya yang  tidak kita ketahui. Coba kita amati. Mengapa kebanyakan orang yang nazak, hampir ajalnya tidak dapat berkata apa-apa..Lidahnya kelu, keras dan hanya mimik mukanya yang menahan kesakitan 'sakaratul maut'.

Diriwayatkan sebuah hadist yg bermaksud: "Hendaklah kamu mendiamkan diri ketika azan, jika tidak Allah akan kelukan lidahnya ketika maut menghampirinya."

Ini jelas menunjukkan, kita disarankan agar mendiamkan diri dan jangan berkata apa-apapun semasa azan berkumandang. Sebagai orang beragama Islam kita wajib menghormati azan. Banyak fadhilahnya(keuntungan). seperti yang terdapat dalam hadist shahih "Seandainya mereka mengetahui apa yang terkandung dalam adzan dan barisan pertama (shalat berjamaah), kemudian mereka tidak mendapatinya kecuali dengan cara mengundinya, pasti mereka mengundi" (Bukhari dan Muslim).

Jika lagu kebangsaan kita diajar agar berdiri tegak dan diamkan diri. Mengapa ketika azan kita tidak boleh mendiamkan diri? Lantas siapa yang berkata-kata ketika azan berkumandang, Allah akan kelukan lidahnya ketika nazak.

Kita takut dengan kelunya lidah kita ketika ajal hampir tiba, maka kita tidak dapat mengucap kalimah "Lailahaillallah.." yang mana siapa yang dapat mengucapkan kalimah ini ketika nyawanya akan dicabut Allah dgn izin-Nya menjanjikan syurga untuk mereka.

Oleh karena itu marilah kita sama-sama menghormati azan dan mohon kepada Allah supaya lidah ini tidak kelu ketika nyawa kita sedang dicabut.

"Ya Allah! Anugerahkanlah kematian kami dengan kematian yang baik lagi mulia, lancarkan lidah kami mengucap kalimah "Lailahaillallah.." ketika sakaratul maut menghampiri kami. Amin.. amin.. amin Ya Robbal 'alamin.."

  butterflye.gif

Graves of Rasool

This is view of Rauza E Rasool (P.B.U.H), which is not open for visitors perhaps not even 0.1% Muslims had the oppurtunity to see this view.

May ALLAH bless all of us. (Ameen).

Rauza e Rasool (P.B.U.H.) 

Grave of Hazrat Zakaria Al.

ZAKARIA Al. 

Grave of Hazrat Yahya Al.

YAHYA Al. 

Makam E Ibrahim.

Makam E Ibrahim 

Grave of Hazrat Ibrahim Al-Khalil in Israel.

Grave of Hazrat IBRAHIM - Al - Khalil, Israel  

Grave of Haroon Al.

HAROON Al. 

Grave of Moosa (AS) in Israel.

Grave of MOOSA (AS) in Israel 

Grave of Hazrat Youshe, first Prophet after Adam, in Jordan.

Grave of Hazrat Youshe, first Prophet after Adam, its in Jordan 

Grave of Hazrat SALEH (AS).

Grave of Hazrat SALEH (AS) 

Grave of Hazrat LOT, in Iraq.

Grave of Hazrat Lot in Iraq 

Grave of DAWOOD (AS), in Israel.

Grave of Dawood (AS) in Israel 

Hazrat ABU TALEB, uncle of Prophet Mohammed SI, in Macca.

Hazrat ABU TALEB, uncle of Prophet Mohammed SI., in Macca 

ABEEL, son of Hazrat ADAM Al, first grave on earth, in Jordan.

Abeel, son of Hazrat ADAM Al., first grave on earth, in Jordan 

ABEEL, another view of grave of Abeel, son of Hazrat ADAM Al.

Abeel, another view of grave of Abeel, son of ADAM Al. 

Bilal Habashi, in Damuscus.

Bilal Habashi, in Damuscus 

Rowza of 4 Imams, before destruction, the cage was made from pure GOLD.

Rowza of 4 Imams, before destruction, the cage was made from pure gold 

Grave of BIBI HALEEMA, out side Madina.

Grave of BIBI HALEEMA, out side Madina 

Grave of BIBI FATIMA ZAHRA.

Grave of BIBI FATIMA ZAHRA 

Grave of BIBI AMENA, some where out side Macca.

Grave of BIBI AMENA, some where outside Macca 

Grave of BIBI KHADIZA, ummul momeenin in Macca.

BIBI KHATIZA, Ummul momeenin 

Grave of AMMA HAWA, in Jeddah.

Amma Hawa in Jeddah 

Foot Mark of Hazrat Adam (AS), in Srilangka. First foot mark on earth.

Foot Mark Of Hazrat Adam (AS), In Srilanka First Foot Mark on Earth 

Menumbuhkan Suasana Ibadah di dalam Rumah

Bagi seorang muslim ataupun muslimah, menjalani kehidupan rumah tangga adalah bagian dari ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Karena disadari, hidup berumah tangga merupakan pelaksanaan dari sunnah1 Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, di mana beliau mengancam orang yang membenci sunnah ini sebagai orang yang tidak menyepakati jalan yang beliau lalui.
Shahabat Nabi yang mulia Anas bin Malik radhiallahu 'anhu menuturkan:
Datang tiga orang shahabat ke rumah istri Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam guna menanyakan tentang ibadah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Ketika dikabarkan bagaimana ibadah beliau, seakan-akan mereka menganggapnya kecil. Mereka berkata: ‘Di mana posisi kita dibanding Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam?
sementara Allah telah mengampuni dosa-dosa beliau yang telah lalu dan yang akan datang’.
Salah seorang dari mereka berkata: “Adapun aku, aku akan shalat malam semalam suntuk’.
Yang satu lagi berkata: “Aku akan puasa sepanjang masa dan tidak pernah berbuka’.
Yang lainnya mengatakan: “Aku akan menjauhi wanita maka aku tidak akan menikah selama-lamanya”.
Datanglah Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan dikabarkan ucapan mereka itu kepada beliau.
Maka beliau pun bersabda: “Apakah kalian yang mengatakan ini dan itu? Demi Allah, aku adalah orang yang paling takut kepada Allah di antara kalian dan paling bertakwa kepada Allah.
Akan tetapi aku puasa dan aku juga berbuka, aku shalat dan aku juga tidur, dan aku menikahi para wanita.
Siapa yang membenci sunnahku2 maka ia bukan termasuk orang yang berjalan di atas jalanku’.”3
Demikianlah, karena menikah adalah ibadah, hidup berumah tangga adalah ibadah sehingga dalam perjalanan rumah tangganya sehari-hari tak lepas dari nilai ibadah.
Ia upayakan agar rumah tangganya selalu dipenuhi dengan amalan ketaatan, perbuatan baik dan takwa yang dilakukan seluruh penghuni rumah.
Ia memerintahkan mereka, menganjurkan dan mendorong mereka untuk beramal shalih, karena demikianlah yang diperintahkan Rabbnya Subhanahu wa Ta'ala:
 
Perintahkanlah keluargamu untuk mengerjakan shalat dan bersabarlah atasnya.
Kami tidak meminta rizki kepadamu bahkan Kamilah yang memberimu rizki dan balasan yang baik itu bagi orang-orang yang bertakwa.” (Thaha: 132)
Al-’Allamah Asy-Syaikh Abu Abdillah Abdurrahman bin Nashir As-Sa‘di4 rahimahullahu berkata menafsirkan ayat : “Anjurkan keluargamu untuk menegakkan shalat, dorong mereka untuk mengerjakannya baik shalat yang wajib maupun yang sunnah.
Perintah untuk melakukan sesuatu mencakup perintah untuk melakukan seluruh perkara yang dibutuhkan guna menyempurnakan sesuatu tersebut.
Sehingga perintah shalat dalam ayat ini mencakup perintah untuk mengajari keluarga tentang amalan shalat, apa yang bisa memperbaiki shalat, apa yang bisa merusaknya, dan apa yang bisa menyempurnakannya.
Yakni: bersabarlah dalam menegakkan shalat, dengan hukum, rukun, adab-adab, dan khusyuknya. Karena hal itu berat bagi jiwa, akan tetapi sepantasnya jiwa itu dipaksa dan dibuat bersungguh-sungguh untuk mengamalkan shalat.
Sabar bersama amalan shalat itu berlangsung terus menerus. Karena bila seorang hamba mengerjakan shalat sesuai dengan apa yang diperintahkan, niscaya amalan agama selain shalat akan lebih terjaga dan lebih lurus.
Namun bila ia menyia-nyiakan shalat, niscaya amalan lainnya lebih tersia-siakan.” (Taisir Al-Karimir Rahman, hal. 517)
Allah Subhanahu wa Ta'ala memuji salah seorang nabinya yang mulia, Nabi Ismail 'alaihissalam, dengan firman-Nya:
Dan ceritakanlah (wahai Muhammad kepada mereka) kisah Ismail (yang tersebut) di dalam Al-Qur`an. Sesungguhnya Ismail adalah seorang yang benar janjinya dan dia adalah seorang rasul dan nabi.
Dia menyuruh keluarganya untuk mengerjakan shalat dan menunaikan zakat, dan dia adalah seorang yang diridhai di sisi Rabbnya.” (Maryam: 54-55)
Al-Allamah Abu Ats-Tsana` Syihabuddin As-Sayyid Mahmud Al-Alusi Al-Baghdadi5 rahimahullahu berkata: “Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman :(Dia menyuruh keluarganya untuk mengerjakan shalat dan menunaikan zakat) dalam rangka menyibukkan diri dengan yang paling penting yaitu seorang lelaki (suami/ kepala rumah tangga) setelah ia menyempurnakan dirinya ia mulai menyempurnakan orang yang paling dekat dengannya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
Berilah peringatan kepada keluarga/ kerabatmu yang terdekat.” (Asy-Syu`ara’: 214)
 
Perintahkanlah keluargamu untuk mengerjakan shalat.” (Thaha: 132)
 
Jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka.” (At-Tahrim: 6)
 
Atau ia bertujuan untuk menyempurnakan semua orang dengan terlebih dahulu menyempurnakan mereka (anggota keluarganya/ orang yang terdekat dengannya) karena mereka merupakan qudwah/ contoh teladan yang akan ditiru oleh manusia.” (Ruhul Ma‘ani, 9/143)
Sabda Nabi yang mulia pun turut menjadi pendorongnya untuk menganjurkan keluarganya kepada kebajikan. Abu Hurairah radhiallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
 
Semoga Allah merahmati seorang lelaki (suami) yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan istrinya hingga istrinya pun shalat.
Bila istrinya enggan, ia percikkan air ke wajahnya. Dan semoga Allah merahmati seorang wanita (istri) yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan suaminya hingga suaminya pun shalat.
Bila suaminya enggan, ia percikkan air ke wajahnya.”6
Al-Allamah Al-‘Azhim Abadi rahimahullahu menerangkan hadits di atas dengan menyatakan bahwa Allah merahmati seorang lelaki yang shalat tahajjud pada sebagian malam dan ia membangunkan istrinya ataupun wanita yang merupakan mahramnya, baik dengan peringatan atau nasehat hingga si istri pun mengerjakan shalat walau hanya satu raka‘at.
Bila istrinya enggan untuk bangun karena kantuk yang sangat atau perasaan malas yang lebih dominan, ia memercikkan air ke wajah istrinya.
Yang dimaukan di sini adalah ia berlaku lembut kepada istrinya dan berusaha membangunkannya untuk mengerjakan amalan ketaatan kepada Rabbnya selama memungkinkan, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
 
Tolong menolonglah kalian dalam perbuatan kebaikan dan ketakwaan.”
Hadits ini menunjukkan bolehnya bahkan disenangi memaksa seseorang untuk melakukan amal kebaikan. Sebagaimana hadits ini menerangkan tentang pergaulan yang baik antara suami dengan istrinya, kelembutan yang sempurna, kesesuaian, kecocokan dan kesepakatan di antara keduanya. (Lihat Aunul Ma‘bud, kitab Ash-Shalah, bab Al-Hatstsu ‘ala Qiyamil Lail)
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam juga bersabda:
Apabila seorang lelaki (suami) membangunkan keluarganya di waktu malam hingga keduanya mengerjakan shalat atau shalat dua rakaat semuanya, maka keduanya dicatat termasuk golongan laki-laki dan perempuan yang berzikir.”7
Dalam riwayat yang dikeluarkan An-Nasa`i disebutkan dengan lafadz:
 
Apabila seorang lelaki (suami) bangun di waktu malam dan ia membangunkan istrinya lalu keduanya mengerjakan shalat dua rakaat, maka keduanya dicatat termasuk golongan laki-laki dan perempuan yang banyak mengingat/ berdzikir kepada Allah.”
Yang dimaksud dengan keluarga dalam hadits di atas meliputi istri, anak-anak, kerabat, budak laki-laki maupun perempuan.
(Aunul Ma‘bud, kitab Ash-Shalah, bab Al-Hatstsu ‘ala Qiyamil Lail). Dan hadits di atas tidaklah menunjukkan syarat harus suami yang membangunkan istrinya namun yang dimaukan adalah bila salah seorang dari keduanya terbangun di waktu malam maka ia membangunkan yang lain (Syarhu Sunan Ibni Majah, Al-Imam As-Sindi, 1/401)
Sungguh beruntung pasangan suami istri atau keluarga yang mengamalkan hadits di atas karena mereka akan tercatat sebagai orang-orang yang banyak berzikir kepada Allah.
Dan ganjarannya, mereka akan beroleh ampunan berikut pahala yang besar, sebagaimana Rabbul ‘Izzah berfirman:
 
Kaum laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir kepada Allah, Allah menyiapkan bagi mereka ampunan-Nya dan pahala yang besar.” (Al-Ahzab: 35)
Kasih sayang dan kelembutan seorang suami ataupun seorang istri kepada keluarganya semestinya tidak menghalanginya untuk menasehati dan menganjurkan mereka agar senantiasa meningkatkan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Sebagaimana hal ini diperbuat qudwah shalihah dan uswah hasanah kita, Rasul yang mulia Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada keluarganya. Di mana beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam membangunkan mereka untuk mengerjakan shalat malam.
'Aisyah radhiallahu 'anha mengabarkan:
Adalah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam shalat malam sedangkan aku tidur dalam keadaan melintang di atas tempat tidurnya. Bila beliau hendak shalat witir beliau pun membangunkan aku, maka aku pun mengerjakan witir.” 8
Ummu Salamah radhiallahu 'anha, istri beliau yang lain juga berkisah:
Suatu malam Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam terbangun.
Beliau bersabda: “Maha suci Allah, fitnah apakah yang diturunkan pada malam ini dan perbendaharaan apakah yang diturunkan pada malam ini? Siapakah yang akan membangunkan para penghuni kamar-kamar itu9.
Berapa banyak orang yang berpakaian di dunia ini namun di akhirat ia telanjang10.”
Tidak sebatas istri-istrinya, bahkan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam juga membangunkan anak dan menantunya untuk mengerjakan shalat, sebagaimana dikisahkan Ali bin Abi Thalib radhiallahu 'anhu:
Suatu malam Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam pernah mendatanginya dan Fathimah putri Nabi, seraya berkata: “Tidakkah kalian berdua bangun untuk mengerjakan shalat?”11
Ibnu Baththal rahimahullahu berkata: “Hadits ini menunjukkan keutamaan shalat malam (shalat lail/ tahajjud) dan membangunkan keluarga serta kerabat yang tidur agar mengerjakan shalat malam tersebut.” (Fathul Bari, 3/15-16)
Ath-Thabari rahimahullahu menyatakan, seandainya Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam
tidak mengetahui adanya keutamaan yang besar dalam shalat lail niscaya beliau tidak akan mengusik putrinya dan anak pamannya pada waktu yang memang Allah jadikan sebagai saat ketenangan/ istirahat bagi makhluk-Nya.
Akan tetapi Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memilih keduanya agar memperoleh keutamaan itu daripada merasakan lelapnya dan enaknya tidur.
Beliau lakukan hal tersebut dalam rangka menjalankan firman Allah Subhanahu wa Ta'ala:  (Perintahkanlah keluargamu untuk shalat). (Fathul Bari, 3/16)
Demikianlah seharusnya hidup berumah tangga. Sepasang insan yang beriman kepada Allah dan hari akhir selalu dipenuhi dengan ibadah dan amal ketaatan kepada Allah, ajakan dan anjuran kepada anggota keluarga untuk mengerjakan kebaikan dan melarang dari kemungkaran.
Sehingga kita dapatkan keluarga muslim adalah keluarga yang senantiasa berlomba-lomba kepada kebaikan, terdepan dalam menjalankan titah Ar-Rahman:
Berlomba-lombalah kalian kepada kebaikan.” (Al-Baqarah: 148)
 
Bersegeralah kalian kepada ampunan dari Rabb kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-rasul-Nya.
Yang demikian itu adalah keutamaan Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki dan Allah memiliki keutamaan yang besar.” (Al-Hadid: 21)
Wallahu ta‘ala a‘lam bish-shawab.
 butterflies_flowers_md_wht.gif
by:
Al-Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah
 
foote note:
1 Yang dimaksud dengan sunnah di sini adalah jalan/ cara bukan sunnah yang merupakan lawan dari wajib/ fardlu
2 Membenci sunnahku yakni meninggalkan jalanku dan mengambil selain jalanku (Fathul Bari, 9/133)
3 HR. Al-Bukhari no. 5063, kitab An-Nikah, bab At-Targhib fin Nikah dan Muslim no. 3389, kitab An-Nikah, bab Istihbabun Nikah ….
4 Lahir 12 Muharram 1307 H (1886 M) dan wafat 24 Jumadits Tsaniyah 1376 H (1955 M)
5 Wafat th. 1270 H
6 HR. Abu Dawud no. 1308 kitab Ash-Shalah, bab Al-Hatstsu ‘ala Qiyamil Lail, An-Nasa`i no. 1609 bab At-Targhib fi Qiyamil Lail dan Ibnu Majah no. 1336 bab Ma Ja`a Fiman Ayqazha Ahlahu Minal Laili, dihasankan Asy-Syaikh Muqbil dalam Ash-Shahihul Musnad Mimma Laisa fish Shahihain, 2/303
7 HR. Abu Dawud no. 1309 kitab Ash-Shalah, bab Al-Hatstsu ‘ala Qiyamil Lail, dan Ibnu Majah no. 1335 bab Ma Ja`a Fiman Aiqazha Ahlahu Minal Laili. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud, Shahih Ibni Majah, dan Al-Misykat no. 1238.
8 HR. Al-Bukhari no. 997 kitab Al-Witr, bab Iqazhun Nabiyyi ? Ahlahu bil Witr dan Muslim no. 1141, bab I‘tirad baina Yadayil Mushalli
9 Yang beliau maksudkan adalah istri-istri beliau agar mereka bangun guna mengerjakan shalat (Fathul Bari 3/15)
10 HR. Al-Bukhari no. 1126, kitab At-Tahajjud, bab Tahridlin Nabiyyi ? ‘ala Qiyamil Laili wan Nawafil min Ghairi Ijab…
11 HR. Al-Bukhari no. 1127 kitab At-Tahajjud, bab Tahridlin Nabiyyi Shallallahu 'alaihi wa sallam ‘ala Qiyamil Laili wan Nawafil min Ghairi Ijab… dan Muslim no. 1815, kitab Shalatul Musafirin wa Qashruha, bab Ma Ruwiya Fiman Namal Laila Ajma‘ Hatta Ashbaha

Tujuh Kalimat yg Dapat Menolong di Akhirat

.bismillah.jpg

" Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak busa/buih laut "

1. Mengucap Bismillah pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.

2. Mengucap Alhamdulillah pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.

3.. Mengucap Astagfirullah jika lidah terselip perkataan yang tidak patut

4. Mengucap Insya Allah jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.

5. Mengucap La haula wala kuwwata illa billah jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.

6. Mengucap inna lillahi wa inna ilaihi rajiun jika menghadapi dan menerima musibah.

7. Mengucap La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah sepanjang siang malam sehingga tak terpisah dari lidahnya dari tafsir hanafi, mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu mudah-mudahan jadi bisa, karena sudah biasa.

LET THIS TRUE STORY SERVE AS A WARNING

gaara_and_naruto_-_silhouette_serenade.jpg
To the men : warn your loved ones!
To the women : remember this!

About a month ago there was a woman standing by the Mega Mall entrance passing out flyers to all the women going in. The woman had written the flyer herself to tell about an experience she had, so that she might warn other women.

The previous day, this woman had finished shopping, went out to her car and discovered that she had a flat. She got the jack out of the trunk and began to change the flat. A nice man dressed in business suit and carrying a briefcase walked up to her and said, "I notice you're changing a flat tire. Would you like me to take care of it for you?" The woman was grateful for his offer and accepted his help. They chatted amiably while the man changed the flat, and then put the flat tire and the jack in the trunk, shut it and dusted his hands off. The woman thanked him profusely, and as she was about to get in her car, the man told her that he left his car around on the other side of the mall, and asked if she would mind giving him a lift to his car. She was a little surprised and asked him why his car was on other side. He explained that he had seen an old friend in the mall that he hadn't seen for some time and they had a bite to eat and visited for a while; he got turned around in the mall and left through the wrong exit, and now he was running late and his car was clear around on the other side of the mall.

The woman hated to tell him "no" because he had just rescued her from having to change her flat tire all by herself, but she felt uneasy. Then she remembered seein the man put his briefcase in her trunk before shutting it and before he asked her for a ride to his car.

She told him that she'd be happy to drive him to his car, but she just remembered one last thing she needed to buy. She said she would only be few minutes; he could sit down in her car and wait for her; she would be as quick as she could be. She hurried into the mall, and told a security guard what had happened; the guard came out to her car with her, but the man had left. They opened the trunk, took out his locked briefcase and took it down to the police station. The police opened it (ostensibly to look for ID so they could return it to the man). What they found was rope, duct tape and knives.

When the police checked her "flat" tire, there was nothing wrong with it; the air had simply been let out. It was obvious what the man's motive was, and obvious that he had carefully thought it out in advance.

The woman was blessed to have escaped harm. How much worse it would have been had she waited in the car while the man fixed the tire, or if she had a baby strapped into a car seat. Or if she'd gone against her judgment and given him a lift.
I'd like you to forward this to all the women you know.

It may save a life. A candle is not dimmed by lighting another candle.

I was going to send this to the ladies only; but guys, if you love your mothers, wives, sisters, daughters, etc., you may want to pass it on to them, as well.

Send this to any woman you know that may need to be reminded that the world we live in has a lot of crazies in it....better than sorry.

PLEASE BE SAFE AND NOT SORRY!

JUST A WARNING TO ALWAYS BE ALERT AND USE YOUR HEAD!!!

Pass this long to every woman you have access to. Never let your guard down.

SOMETIMES, THAT FEELING IN YOUR GUT IS THE VOICE OF GOD. TRUST YOUR
INSTING

Useful Information on one of the deadliest diseases of our time: CANCER

1. Every person has cancer cells in the body. These cancer cells do not show up in the standard tests until they have multiplied to a few billion. When doctors tell cancer patients that there are no more cancer cells in their bodies after treatment, it just means the tests are unable to detect the cancer cells because they have not reached the detectable size.

2. Cancer cells occur between 6 to more than 10 times in a person's lifetime.

3. When the person's immune system is strong the cancer cells will be destroyed and prevented from multiplying and forming tumours.

4. When a person has cancer it indicates the person has multiple nutritional deficiencies. These could be due to genetic, environmental, food and lifestyle factors.

5. To overcome the multiple nutritional deficiencies, changing diet and including supplements will strengthen the immune system.

6. Chemotherapy involves poisoning the rapidly-growing cancer cells and also destroys rapidly-growing healthy cells in the bone marrow, gastro-intestinal tract etc, and can cause organ damage, like liver, kidneys, heart, lungs etc.

7. Radiation while destroying cancer cells also burns, scars and damages healthy cells, tissues and organs.

8. Initial treatment with chemotherapy and radiation will often reduce tumor size. However prolonged use of chemotherapy and radiation do not result in more tumor destruction.

9. When the body has too much toxic burden from chemotherapy and radiation the immune system is either compromised or destroyed, hence the person can succumb to various kinds of infections and complications.

10. Chemotherapy and radiation can cause cancer cells to mutate and become resistant and difficult to destroy. Surgery can also cause cancer cells to spread to other sites.

11. An effective way to battle cancer is to starve the cancer cells by not feeding it with the foods it needs to multiply.


CANCER CELLS FEED ON:

a. Sugar is a cancer-feeder. By cutting off sugar it cuts off one important food supply to the cancer cells. Sugar substitutes like NutraSweet, Equal, Spoonful, etc are made with Aspartame and it is harmful. A better natural substitute would be Manuka honey or molasses but only in very small amounts. Table salt has a chemical added to make it white in colour. Better alternative is Bragg's aminos or sea salt.

b. Milk causes the body to produce mucus, especially in the gastro-intestinal tract. Cancer feeds on mucus. By cutting off milk and substituting with unsweetened soya milk cancer cells are being starved.

c. Cancer cells thrive in an acid environment. A meat-based diet is acidic and it is best to eat fish, and a little chicken rather than beef or pork. Meat also contains livestock antibiotics, growth hormones and parasites, which are all harmful, especially to people with cancer.

d. A diet made of 80% fresh vegetables and juice, whole grains, seeds, nuts and a little fruits help put the body into an alkaline environment. About 20% can be from cooked food including beans. Fresh vegetable juices provide live enzymes that are easily absorbed and reach down to cellular levels within 15 minutes to nourish and enhance growth of healthy cells. To obtain live enzymes for building healthy cells try and drink fresh vegetable juice (most vegetables including bean sprouts)and eat some raw vegetables 2 or 3 times a day. Enzymes are destroyed at temperatures of 104 degrees F (40 degrees C).

e. Avoid coffee, tea, and chocolate, which have high caffeine. Green tea is a better alternative and has cancer-fighting properties. Water-best to drink purified water, or filtered, to avoid known toxins and heavy metals in tap water. Distilled water is acidic, avoid it.

12. Meat protein is difficult to digest and requires a lot of digestive enzymes. Undigested meat remaining in the intestines become putrefied and leads to more toxic buildup.

13. Cancer cell walls have a tough protein covering. By refraining from or eating less meat it frees more enzymes to attack the protein walls of cancer cells and allows the body's killer cells to destroy the cancer cells.

14. Some supplements build up the immune system (IP6, Flor-ssence,Essiac, anti-oxidants, vitamins, minerals, EFAs etc.) to enable the body's own killer cells to destroy cancer cells. Other supplements like vitamin E are known to cause apoptosis, or programmed cell death, the body's normal method of disposing of damaged, unwanted, or unneeded cells.

15. Cancer is a disease of the mind, body, and spirit. A proactive and positive spirit will help the cancer warrior be a survivor. Anger, unforgiveness and bitterness put the body into a stressful and acidic environment. Learn to have a loving and forgiving spirit. Learn to relax and enjoy life.

16. Cancer cells cannot thrive in an oxygenated environment. Exercising daily, and deep breathing help to get more oxygen down to the cellular level. Oxygen therapy is another means employed to destroy cancer cells.

Adam talk all about Eve

After spending time with Eve, Adam was walking in the Garden with God. Adam told God how much the woman meant to him and how blessed he felt to have her. Adam began to ask questions about her.
angel.gif

Adam: Lord, Eve is beautiful. Why did you make her so beautiful?

God: So you would always want to look at her.

Adam: Lord, her skin is so soft. Why did you make her skin so soft?

God: So you would always want to touch her.

Adam: She always smells so good. Lord, why did you make her smell so
good?

God: So you would always want to be near her.

Adam: That's wonderful Lord, and I don't want to seem ungrateful, but why did you make her so stupid?

God: So she would love you

Tight Skirt, Bus Stop

One day, at a bus stop there was a girl who was wearing a skin- tight miniskirt. When the bus arrived and it was her turn to get on, she realized that her skirt was so tight she couldn't get her foot high enough to reach to step. Thinking it would give her enough slack to raise her leg, she reached back and unzipped her skirt a little. She still could not reach the step. Embarrassed, she reached back once again to unzip it a little more. Still, she couldn't reach the step. So, with her skirt zipper halfway down, she reached back and unzipped her skirt all the way. Thinking that she could get on the step now, she lifted up her leg only to realize that she still couldn't reach the step. So, seeing how embarrassed the girl was, the man standing behind her put his hands around her waist and lifted her up on to the first step of the bus.

The girl turned around furiously and said, "How dare you touch my body that way, I don't even know you!"
Shocked, the man says, "Well, ma'am, after you reached around and unzipped my fly three times, I kinda figured that we were friends."

Sunbathing

Joan, who was a rather well-proportioned secretary, spent almost all of her vacation sunbathing on the roof of her hotel. She wore a bathing suit the first day, but on the second, she decided that no one could see her way up there, and she slipped out of it for an overall than. She'd hardly begun when she heard someone running up the stairs. She was lying on her stomach, so she just pulled a towel over her rear.
butterflies_flowers_md_wht.gif

"Excuse me, miss," said the flustered assistant manager of the hotel, out of breath from running up the stairs.

"The Hilton doesn't mind your sunbathing on the roof, but we would very much appreciate your wearing a bathing suit as you did yesterday."

"What difference does it make?" Joan asked rather calmly.

"No one can see me up here, and besides, I'm covered with a towel."

"Not exactly," said the embarrassed man.

"You're lying on the dining room skylight."

Bayam

Anak Anda sudah mulai diperkenalkan dengan sayuran?
Tapi, ada tapinya neeh. Kalau untuk makanan yang mengandung bayam cukup buat satu porsi aja ya. Intinya, jangan pernah memanasi makanan yang mengandung bayam. Ada beberapa alasan seeh. Setelah tengok sana-sini, ketemu beberapa. Ini dia:

a. Bayam mengandung zat besi yang berupa Fe2+ (ferro)
Kalau dia terlalu lama kontak dengan O2 (oksigen dari udara), Fe2+ akan teroksidasi menjadi Fe3+ (ferri). Meski sama-sama zat besi, yang berguna bagi kita adalah ferro. Sedangkan ferri bersifat toxid pada bayam. Jadi, kalau bayam dipanasi, akan berlaku oksidasi tersebut.
--> Aku dulu bingung kenapa ibuku selalu melarang memanasi sayur bening. Bliau sih gak bisa jelasin secara ilmiah gitu, tp selalu bilang: sayur bayam, kalau blm habis, jangan dipanasi lagi.

b. Jangan pernah mengonsumsi bayam lebih dari 5 jam
Soalnya, selain mengandung zat yg disebutin tadi itu, bayam juga mengandung zat Nitrat (NO3). Kalau teroksidasi oleh udara, maka akan menjadi NO2 (nitrit). Nitrit adalah senyawa yang tidak berwarna, tidak berbau, dan bersifat racun bagi tubuh manusia.

Menurut John S Wishnok, bayam segar yang baru dicabut dari persemaiannya telah mengandung senyawa nitrit kira-kira sebanyak 5mg/kg. Bila bayam disimpan di lemari es selama 2 minggu, kadar nitrit akan meningkat sampai 300 mg/kg. Dengan kata lain, dalam 1 hari penyimpanan,senyawa nitrit akan meningkat 21 mg/kg (7%).

Efek toksik (meracuni tubuh) yang ditimbulkan oleh Nitrit bermula dari reaksi oksidasi Nitrit dengan zat besi dalam sel darah merah, tepatnya di dalam Hemoglobin (Hb).

Telah kita ketahui bahwa salah satu tugas hemoglobin adalah mengikat oksigen untuk disalurkan ke seluruh organ tubuh. Ikatan nitrit dengan hemoglobin, disebut Methemoglobin, mengakibatkan hemoglobin tidak mampu mengikat oksigen. Jika jumlah methemoglobin mencapai lebih dari 15% dari total hemoglobin, maka akan terjadi keadaan yang disebut Sianosis, yaitu suatu keadaan dimana selur h jaringan tubuh manusia kekurangan oksigen. Jika hal ini terjadi pada bayi dikenal dengan nama "Blue Baby".

Efek toksik lainnya adalah kemampuan nitrit bereaksi dengan Amino sekunder dapat membentuk senyawa yang dapat menyebabkan kanker.

c. O,ya jangan masak bayam pake panci alumunium yach... soalnya bisa bereaksi dengan zat besi yang ada dibayam, dan... jadi racun.

Tips mengkonsumsi bayam;
* Pilih bayam yang baru dipetik dan masih segar
* Hendaknya langsung diolah setelah mendapatkan bayam segar
* Jangan terlalu lama disimpan dalam lemari es.

Jadi takut mengonsumsi bayam?? JANGAN...
soalnya, kandungan nutrisinya sangat TOP BGT. Bahkan, bayam disebut sebagai
King of Vegetables.

Do'a Malaikat Jibril menjelang Ramadhan

bismillah.jpg


Do'a malaikat Jibril menjelang Ramadhan : "Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan dia tidak melakukan hal-hal yang berikut:

* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);

* Tidak berma'afan terlebih dahulu antara suami isteri;

* Tidak berma'afan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.

Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali. Dapatkah kita bayangkan, yang berdo'a adalah Malaikat dan yang meng-amiinkan adalah Rasullullah dan para sahabat , dan dilakukan pada hari Jumaat. Oleh itu SAYA TERLEBIH DAHULU MEMOHON MAAF jika saya ada berbuat kesalahan, baik yang tidak di sengaja maupun yang di sengaja , semoga kita dapat menjalani ibadah puasa pada tahun ini dengan lancar.. Amin

Hard Friday

This morning wake up early at 4.30am. Preapare my self to pray Shubuh then go to family's graveyard. The place not so far, just beside our house :D Usually, before we start Ramadhan, we always go to family's cemetary.

I went to my bos daughter's school (GMIS) at 9am with driver. But when I arrived at school, no body there! All students, teacher and staff went to Sunter. Today is SPORTDAY! Ugh! why she did not tell me. Wasting my time.

Now, I am still sitting infront of my computer (of course lah), doing some work and re-book ticket for buyer. So difficult to contact China Airlines. The CS busy every time. Hope I can contact them soon.

Today I also must through out some of old documents, because my cabinet is full with it :p But I will need it someday :( hhmmm let me see, what can I do.

It will be a hard Friday.
sleeping_guy.jpg
Profile

galuhputri12

Author:galuhputri12
"Assalamu'alaikum Wr. Wb"

Latest Entries
Latest Comments
Latest Trackbacks
Monthly Archive
Category
Search Form
RSS
Link
Powered By FC2 BLOG

Let's start blogging!!!

Powered by FC2BLOG